Christmas in Paris: Sehari dengan sejuta kenangan magis

Yeah, i’m in Paris!” perasaan happy dan excited yang muncul berkecamuk bergejolak menyeruak dalam hati saya yang suci polos seperti bayi. Namun tentu saja, perasaan berapi-api ketika tiba di bandara Charles De Gaulle ini tidak saya tunjukkan dengan ekspresi frontal seperti menari dab ala Pogba sehabis mencetak goal melainkan tetap dengan ekspresi sok cool berkharisma ala ala James Bond 007. Ekspresi tersenyum tampan yang saya tampilkan sangat berbeda dengan apa yang ada di dalam hati, yang sedang menari goyang patah-patah. Ekspresi tampilan luar saya semacam proteksi asuransi yang melindungi saya dari penghakiman dari teman-teman tour agent ataupun orang-orang sekeliling yang akan berpikir kalau saya seperti bocah tua norak freak lalu ilfeel seketika.

Menginjakkan kaki di kota paling romantis di planet bumi seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Dreams do come true sometimes! Bisa menelusuri tiap sudut kota ini melebihi ekspektasi dari seindah-indah nya mimpi terindah saya. Tempat ini menghadirkan pesona romansa yang membuat siapapun yang berada di Paris seperti berada di sebuah kisah cinta ala negeri dongeng. This city is just plain beautiful.

IMG_5481
Taken by DJ Sam in Champs-Élysées

Saya tiba di Paris tepat di hari menyambut Natal 2 tahun yang lalu, yaitu 24 December 2015. Dan pada akhirnya saya baru bisa menulis blog ini 2 tahun kemudian, tepat sebelum gegap gempita menyambut tahun baru 2018. Lebih baik terlambat, daripada tidak sama sekali bukan? sebuah quotes alibi untuk orang seperti saya yang memerlukan tenaga dalam lebih untuk mengumpulkan niat. Ada beribu hal detail kecil yang mungkin terlupakan, karena perjalanan saya ke Paris tak terasa sudah 2 tahun lama nya, namun akan selalu ada jutaan hal menyenangkan yang tak akan bisa saya lupakan. Apalagi bila mengingat moment kelucuan dan serunya bertemu dengan teman baru yang asik, gokil, setresssss dan cocok dengan kita. Mulai dari Aiie-Aiee (tante) gaul, pasangan sweet couple yang sedang honey moon, gadis-gadis remaja muda belia yang baru akil balig, my SWAG brotherhood boy from America yang bisa berbicara bahasa Indonesia  sikit sikit saja namun lancar berbahasa gaul aksen Inggris America, sampai bos saudagar kaya ala mafia Hongkong yang bisa mengintimidasi tour leader untuk mengikuti keinginannya. Karakter unik yang berbeda menjadi satu bus, tapi membuat suasana bus menjadi ga pernah mati dan begitu menyenangkan. Sungguh pengalaman yang magis dan kinyis kinyis, seperti bertemu friends-mate di lain dunia. Moment yang ga akan kamu lupakan seumur hidup.

IMG_0162.jpg
Arc De Triomphe, setiba mendarat dari pesawat kita langsung diajak untuk mengunjungi salah satu icon kota Paris ini, monumen yang merupakan simbol kekuatan dan patriotisme negara Perancis. Yang pada awalnya dibangun untuk memperingati kemenangan Napoleon Bonaparte, Arc de Triomphe juga menjadi tempat penghormatan kepada tentara dan jenderal yang meninggal dalam perjuangan untuk Perancis di era perang.

Dalam perjalanan ke Eropa ini, merupakan kali pertamanya saya berangkat dengan menggunakan Travel agent. Saya memilih paket perjalanan menjelajahi West Europe selama 13 hari. Pertimbangan dalam memilih travel agent dikarenakan keinginan untuk berkunjung ke banyak kota Touristy yang mempesona di Eropa Barat seperti Paris, Brussels, Rome, Venice, Pisa, Milan, Florence, Lucerne, Mount Titlis Switzerland, Cologne Germany, hanya dalam sekali kunjungan. Tentunya pengalaman pertama ke banyak negara dengan group travel ini akan meminimalisir rasa was-was jika dibandingkan pergi sendirian. Selain itu kelebihan dari Tour Travel adalah kamu ga perlu repot repot mengurusi setiap hotel di tiap kota yang akan kamu kunjungi, semua tiket, itinerary, akomodasi hotel transport dll sudah diatur sedemikian rupa sehingga kamu tinggal duduk layaknya bos besar yang akan berangkat jalan-jalan. Selain itu kekhawatiran  akan visa Schengen ditolak, jika berangkat sendiri menjadi alasan terbesar saya, dengan sudah pernah mendapatkan visa Schengen ini, maka akan lebih mudah untuk berangkat ke Eropa di kemudian hari tanpa harus berangkat ke Jakarta lagi, saya bisa menitipkan ke Travel agent terdekat untuk mendapatkan visa Schengen suatu hari nanti.

Ada kelebihan dan kekurangan sendiri saat kamu memilih memakai travel agent. Jadwal yang telah diatur rapi membuatmu bisa mengunjungi tiap tempat secara efisien, hampir semua tempat wisata terkenal bisa kamu kunjungi. Namun kekurangan nya adalah waktu kunjungan yang begitu sempit membuat mu kadang tak bisa menikmati tiap tempat dengan lebih lama, sulit untuk bersantai sejenak dalam tiap proses perjalanan. Dan kadang saking sempitnya ada beberapa destinasi yang hanya bisa kamu lihat saat berada di bus, alias cuma dilewati tanpa kamu bisa berhenti sejenak untuk berfoto, sungguh menyebalkan bukan. Tempat impian yang kadang kamu ingin berfoto disana, hanya bisa kamu lihat lewat bus. Untuk itulah mengapa saya memutuskan untuk berpisah dari rombongan dan berjalan sendiri untuk menyusuri kota Paris, tidak rela rasanya melewati Notre Dame Cathedral tanpa berfoto didepannya. Sehari dimana saya bisa memaksimalkan kunjungan berpetualang sendirian menyusuri tiap sudut kota Paris layaknya Dora The Explorer, dan pada malam hari-nya saya bisa berkumpul kembali dengan rombongan di hotel yang telah disiapkan. Mungkin tahun depan, impian saya untuk backpackeran ke London, Paris, dan Barcelona bisa tercapai, traveling like a local,  berpuas-puas ria menikmati perjalanan dengan santai dan bebas kemana saja yang diinginkan tanpa harus diburu waktu.

IMG_0288
Pont Alexandre III Google Maps Location
IMG_0221
The View of Seine River from the bridge, you can see a little cutie Eiffel tower from here

Dan jadilah saya pada siang itu, memisahkan diri dari bus travel. Tentu saja setelah meminta izin terlebih dahulu dengan Tour Leader group saya yang asik, baik, dan penyabar abis bernama Koh Hendry. Penyabar karena dia sungguh panjang sabar menghadapi saya yang kadang sering ngilang sendiri dan telat masuk bus selama periode Tour berlangsung. Saya meminta izin dengan hormat ala ksatria baja hitam dan berjanji akan berkumpul lagi dengan rombongan travel di hotel pada malam harinya. Bahaya kalo ga izin tiba tiba ngilang gitu aja, kamu bisa dianggap diculik oleh mafia, dijadikan sandera untuk dimintakan uang tebusan (walaupun saya tau, udah segede ini ga bakal ada yang mau nebus saya dengan harga tinggi) atau kabur dan dianggap menjadi TKI ilegal. Yang pasti yang bakal repot adalah Tour Leader nya. Dan juga yang saya ingat di hari itu adalah pesan dari Tour Leader untuk harus tetap hati-hati akan barang bawaan, karena maling di Paris terkenal Pro, mereka bisa menyilet tas mu dan mengambil isi nya dengan cepat tanpa kamu sadari. Dimanapun kamu berada kamu harus tetep waspada akan copet, baik itu copet yang bisa mencuri barang bawaanmu ataupun pencopet hatimu *alah.

Dan setelah keluar dari bis, barulah perjalanan saya menyetor kenangan dimulai. Saya mulai berjalan menyusuri jembatan Pont Alexandre III, yang merupakan salah satu jembatan paling classic, elegan, dan romantis dari abad ke 19, salah satu jembatan penyeberangan sungai terindah di dunia. Dinamai oleh Tsar Rusia, Alexandre III, salah satu arsitek Aliansi Franco-Rusia, jembatan tersebut menghubungkan Champs-Élysées dan Grand dan Petit Palais di tepi kanan dengan Hôtel des Invalides di tepi kiri Seine. Jembatan ini sudah menjadi salah satu monumen bersejarah Perancis dan dianggap sebagai jembatan paling mevvah. Dan yang patut disimak juga adalah Pont Alexandre III ini telah menjadi lokasi syuting dari berbagai film terkenal, seperti James Bond, Ronin yang dibintangi Robert de Niro, Midnight in Paris, Devil wears Prada ataupun lagu yang melejitkan nama Adele yaitu “Someone like you”. Tempat yang menurut saya sangat ideal untuk foto pernikahan. Namun karena saya datang kesini tanpa pasangan untuk dinikahi, jadilah tempat ini ideal untuk pose terabaikan. Seketika itu juga, terdengar background sayatan hati dari lagu Adele:

Never mind, I’ll find someone like you
I wish nothing but the best for you too
Don’t forget me, I beg
I’ll remember you said,
“Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead”

IMG_0175

IMG_0177
Pont Alexandre III Bridge 

Salah satu must see list dalam daftar wajib foto saya di Eropa adalah berpose cool di depan Notre-Dame Cathedral di Paris. Notre Dame adalah gereja gothic Katolik dengan detail arsitektur yang menakjubkan. Gereja ini tepat dibangun berdiri di tepi sungai Seine pada tahun 1163.  Yang membedakan Notre-Dame dari gereja cathedral lainnya adalah detail-detail kecil dari arsitektur yang memiliki arti, seperti patung dan ukiran yang menceritakan kisah-kisah dalam gereja yang terjadi di masa lampau. Saya pernah mendengar orang berkata bahwa jika anda pernah melihat satu Cathedral maka anda telah melihat semuanya, tapi saya harus tidak setuju dengan statement ini. Selalu ada perasaan dan spirit yang berbeda dari tiap Cathedral yang telah saya kunjungi. Ya memang rata-rata gereja di eropa memiliki design gothic yang hampir hampir mirip, tapi every Cathedral has their own unique detail design and characteristic. Mulai dari dinding, bentuk bangunan, kaca jendela, bentuk altar, sampai hiasan lilin dan lukisan. Detail kecil yang membuatmu selalu terkagum dan terhipnotis berkali-kali. Atmosphere saat memasuki cathedral selalu menghadirkan presence yang berbeda bagi saya. Mulai dari goosebumps – bulu kuduk berdiri sampai perasaan kamu tersentuh dan meneteskan air mata seketika tanpa kamu sadari. Mungkin terdengar klise dan hyperbola, sampai akhirnya kamu merasakan pengalaman ini secara pribadi.

IMG_0620

IMG_0525
Notre Dame Cathedralpictures don’t quite do the justice. Just go and check yourself and you will be amazed!

Terdapat plus minus tersendiri saat melakukan perjalanan sendirian seperti saya saat itu, problem paling utama adalah “ga ada yang moto-in”. Untuk itulah saya sudah berbekal alat tripod murahan yang ga stabil, kadang sedikit merepotkan dan menghambat alur perjalanan dimana saya harus berhenti dulu mengatur set tripod dan timer kamera, berdiriin-masukin-berdiriin-masukin begitu seterusnya sampe serangan fajar. Menggotong tripod masuk keluar tas juga diperlukan energi ekstra, yang jika dibandingkan dengan kita menyuruh teman untuk poto-in, bakal lebih fleksibel dan menghemat waktu. Pastinya bila kamu berjalan bersama pasangan atau teman, kamu akan menghasilkan foto narsis diri sendiri lebih banyak dibandingkan sendirian. Kecuali kamu salah memilih teman, alias pergi bareng temen sotoy, tipe temen yang maunya dipoto bagus, tapi kalo moto ngasal jadinya full bokeh nge-blur, blureng kabeh sak wong wong’e!

Apalagi saat kita ingin berpose ala ala candid gaya samping atau gaya belakang kita ga tau kalo tiba-tiba camera kita sudah jatuh atau hilang ditelan bumi. Selain itu kita juga harus bermuka badak saat berpose sendirian, kadang beberapa orang akan ngeliatin kita dengan tatapan nanar, cuekin aja bule ga kenal kok, besok lupa, berposelah semau dan sebanyak yang kamu inginkan. Salurkan bakatmu menjadi model Selebgram kelas kakap! Namun tentu tripod juga memiliki kelebihan, kita bisa bener-bener setting pose seperti apa dari hasil yang kamu inginkan nantinya. Seperti foto saya diatas. Berhasil mengambil foto yang lumayan ga jelek-jelek amat dengan tripod. Dan dikala saya malas untuk mengeluarkan tripod seperti ditempat ramai atau jalan yang padat, saya bisa menggunakan tong-sis, alias tolong dong – sis or tong-bro tolong dong – bro tergantung sikon. Walaupun kadang hasilnya tidak maksimal, karena random people biasanya mengambil gambar dengan seadanya. Jarang ada random people yang mau jongkok, merunduk sampai ke tanah untuk mengambil the best angle of your face! Yeah your freaking face!

Namun adakalanya kerberuntungan berada dipihakmu, kadang kamu akan mendapatkan seseorang yang menjepret fotomu layaknya professional photographer. Tips-nya cari aja bro en sis yang menenteng DSLR atau mirrorless camera.

IMG_0299
Simon Bolivar adalah pejuang kemerdekaan Amerika Selatan. Mengapa Paris memiliki patung dirinya? karena Paris merupakan sumber inspirasi penting bagi Bolivar. Dia menyaksikan pada tahun 1804 penobatan Napoleon sebagai kaisar Perancis. Selain fakta bahwa Simon Bolivar tidak menghormati Napoleon karena telah mengkhianati gagasan Republiken, namun dia tetap terkesan dengan upacara agung tersebut.
IMG_0371
Place De La Concorde, salah satu “alun-alun” terbesar di kota Paris. Dihiasi dengan air mancur, ferris wheel, dan patung obelisk Mesir yang eksotis.

Dingin nya Paris pada waktu Winter, berkisar 3 derajat Celcius tidak menyurutkan hasrat saya untuk menyusuri tiap sudut kota Paris. Berbekal winter coat coklat dengan dalaman 2 lapis saya berjalan sembari mengabadikan every moment dengan iPhone. Sensasi musim dingin yang tidak bisa ditemui di negara tropis malah menambah semangat saya untuk berjalan dan tidak henti-hentinya mengagumi arsitektur kota ini yang begitu cantik mempesona. Kota ini seakan dibuat oleh seni level Surgawi dimana tiap gedung dan bangunan berdiri layaknya sebuah lukisan karya malaikat maha tinggi. Sungguh luar biasa dan boleh dibilang ajaib jika melihat hal-hal yang bisa dilakukan oleh orang di masa lalu. Romantisme tiada banding yang sulit kamu temukan di tempat lain. Hanya dengan berjalan di pinggir jalan kamu berasa sedang berada di sebuah kisah drama picisan yang akan selalu berakhir dengan happy ending. Sendirian berjalan ditengah kota yang begitu indah memberikan perasaan senang sekaligus “sedikit rasa sedih” dalam hati kecil saya. Sedih, seandainya saya kesini bersama seseorang yang special yang bisa diajak berbagi view, gandengan tangan dan bercanda tawa selagi berjalan dengan background seperti ini tentunya akan lebih indah. Namun kesedihan kecil dikalahkan oleh dengan kemegahan jomblo, dimana dengan berjalan-jalan sendiri seperti ini, kamu bebas melakukan apa saja yang kamu inginkan. Tanpa harus memikirkan apa yang teman atau pasanganmu mau. *cool af (dibalik senyuman terdapat tangisan bocah kecil meraung-raung)

IMG_0490

IMG_0492
Eric Kayser‘s pastry and cake, da yum! Eric Kayser Google Maps Location

IMG_0496

Tak terasa perut memanggil saya siang itu, setelah sempat melewati Simon Bolivar statue dan berfoto di Place De La Concorde, saya sempat berhenti sejenak untuk menghangatkan badan dan mengisi perut dengan mencoba roti Baguette legendaris dan beberapa cookies di Eric Kayser, yang merupakan salah satu penghasil roti-rotian terbaik di Perancis. Setelah membeli roti dengan take away, saya mampir ke Starbucks yang berada sekitar 2 toko disebelahnya untuk menikmati Baguette dan chocolate cookies tersebut dengan menyeruput Hot Cafe Latte. Sluurppp… perpaduan crunchy di luar, namun lembut didalam dari roti baguette yang lumer sempurna dengan kopi di mulut, berhasil bikin saya merem melek, heaven in my mouth! 

IMG_0521
Penjual Crepes di depan Notre Dame Cathedral yang rapi jali. Bayangkan jika dia tinggal di Indonesia, mungkin sudah jadi bintang sinetron Ganteng Ganteng Srigala

IMG_0413

Even the pigeons are dancing, kissing, going in circles, mounting each other. Paris is the city of love, even for the birds – Samantha Schutz

IMG_0422IMG_0378

Jardin des Tuileries, merupakan sebuah taman yang menghubungkan Louvre dengan Place de la Concorde. Dulunya taman ini merupakan taman khusus anggota kerajaan (dibuat untuk Catherine de Medicis pada tahun 1564), Jardin des Tuileries mencakup luas sekitar 63 hektar. Tempat yang pas untuk berjogging sampe ngos-ngosan. Taman Ini telah menjadi tempat banyak peristiwa bersejarah kekayaan Perancis di masa lalu, termasuk sebagai taman pribadi bagi Marie Antoinette dan anaknya pada awal Revolusi Perancis. Dari Place de la Concorde saya memasuki kebun melalui gerbang besi kemudian terus berjalan sampai bertemu dengan air mancur yang berada di tengah-tengah kolam besar dimana terdapat patung-patung megah dan burung-burung beterbangan dengan cantiknya seakan mereka sedang menari-nari dengan penuh kasih mesra di taman surgawi yang indah ini.

IMG_0485.jpg
Beautiful street in Paris. Strolling around the city is never been this romantic

IMG_0681

IMG_0684
The view from the Pont Des Arts bridge

Jembatan Cinta yang dulunya dipenuhi oleh gembok cinta cadena d’amour atau ‘love lock’ yang digunakan berbagai pasangan di penjuru dunia untuk menunjukkan cinta mereka. Kini tak ada lagi gembok cinta, jembatan ini terlihat bersih, gembok-gembok cinta dengan berat mencapai 45 ton itu dirobohkan untuk menyelamatkan jembatan ini dari kepunahan. Jembatan ini dikhawatirkan tidak lagi mampu menampung semua ikatan cinta dari couple alay jaman now di seluruh dunia.

IMG_0673.JPG
You don’t need filter in Paris

IMG_0691.jpg

IMG_5463.JPG
Posing in front of the famous Pyramid, Louvre Museum. I can’t see the famous Monalisa’s smile because of the entrance queue. I decided to go to the other place because i don’t have a time for that long lines

IMG_0749IMG_074620151225_060408

Nyempetin mampir ke Pierre Herme, yang terkenal dengan Macarons nya yang super enyaxxx, yang wajib kamu cobain kalo kamu ke Paris. Beli 1 box untuk saya makan sendiri di Hotel. Terdapat berbagai rasa dan warna-warni menarik dalam macaron seperti Rose, Salted Caramel, Chocolate, Apricot & Pistachio, Chocolate au Lait & Passion Fruit, dan juga Crème Brûlée. Rasanya seperti mengunyah seni di dalam mulut, semacam Picasso di dunia Macarons, soft and melted perfectly in one bites! 

IMG_0780
Inside Champs-Élysées Disney Store

IMG_0759.jpg

IMG_0757.jpg

Rute utama tempat-tempat wisata terkenal di Paris hampir bisa kamu lakukan dengan berjalan kaki karena lokasi nya yang saling berdekatan. Perjalanan saya yang dilakukan dalam sehari itu hampir semua bisa dilakukan dengan jalan santai sembari menikmati pemandangan kota. Don’t you worry, you’ll find something nice while you’re walking! kamu ga akan tersesat, dan akan selalu ada sesuatu yang indah di tiap tikungan jalan berikutnya. Kamu hanya perlu sekali naik metro untuk menjangkau Eiffel Tower biar kakimu ga gempor gempor banget. Yang pasti jangan menggunakan sepatu high heels buat wanita bila tidak ingin encok pegel linu sehabis mengitari kota ini. Kira kira begitulah rute saya selama di Paris. Traveling dengan Google Maps di era digital sangat membantu kita untuk kemana-mana. Survei tempat makan, tempat wisata apa yang unik dan harus kunjungi, melihat pose happening yang bisa dijadikan ide segar di Instagram. Era digital memanjakan kita untuk bepergian lebih mudah.

IMG_0787.jpg
Franklin D Roosevelt Station, Paris Metro Station

IMG_0928.jpgIMG_0930.jpg

Dan bertepatan dengan malam Natal, terdapat Christmas market di berbagai tempat yang saya kunjungi di Paris. Mulai dari sepanjang jalan Champs Elysées, dan juga di sekitar taman Tour Eiffel. Pasar Natal diisi dengan paduan suara menyanyikan lagu lagu Natal, Food Market yang menjual berbagai macam jajanan, dan dekorasi pernak pernik di pohon Natal besar yang sparkling menghidupkan salah satu pusat shopping center terindah di dunia ini menjadi semakin festive, sempurna dan tak terlupakan. Siapa saja yang melewati jalan ini pasti akan merasakan indahnya suasana Natal.

IMG_0952

Kemudian sampailah saya di taman yang merupakan the best spot untuk berfoto atau sekedar relax menyaksikan menara paling romantis di dunia, tak lain dan tak bukan adalah Eiffel Tower. Di sekitaran Champ de Mars ini juga terdapat Christmas Market yang rame banget, saya sempat mencoba beberapa snack dan menengguk segelas red wine hangat, yang lumayan nikmat memabukkan di tengah dinginnya cuaca yang semakin malam terasa makin menusuk. “Nyessss…. aaahhhh” Setelah itu saya sempat puas puasin mengabadikan Eiffel Tower yang photogenic dari berbagai sudut pandang. Model penurut yang diam seribu bahasa namun memancarkan aura romansa yang meninggalkan kesan mendalam bagi siapa saja yang berada disini.

Saya sempat berpikir sebelum berangkat kesini, apa romantisnya Eiffel Tower? bukankah bentuknya hanya seperti menara sutet besar? kenapa menara ini bisa menjadi symbol cinta? dan kenapa juga semua pasangan di dunia ingin pergi kesini setidak nya sekali dalam seumur hidup mereka? Jawaban yang baru saya temukan setelah berada disini. Mulai dari bangunan tua bersejarah di tiap sudut jalan. Kota Paris mempertahankan cakrawala terindahnya di bawah perlindungan warisan Unesco, yang membatasi bangunan sampai enam lantai saja selain itu gedung-gedung bersejarah  di tengah kota dilestarikan dengan hati-hati dan dipugar dengan tetap mempertahankan karakteristiknya aslinya, inilah mengapa daya tarik romantis gedung-gedung di Paris tetap bertahan di era modern seperti sekarang. Ditambah dengan sejarah masa lampau Perancis sebagai pusat berbagai karya sastra, seni, dan puisi, membuat setiap orang di Paris semacam titisan Rangga di AADC. Bagaimana saat mereka ngomong bahasa Perancis: “Bonjour” aja terdengar begitu romantis seperti Rangga berucap sajak kepada Cinta “Engkau yang panas di kening, engkau yang dingin di kenang”. It’s the language itself, which was the most romantic in the world. And then it’s all about the food; the sweetness of the wine and champagne, lembutnya croissant, warna-warni pelangi Macaroons, the beauty of their yummy pastry and cake, the modern cuisine dengan sentuhan chef Rattatouile yang handal. Semua faktor suasana ini mendukung Eiffel Tower menjadi menara dengan romantisme tiada banding. Everyday is Valentines day in Paris!

IMG_0822IMG_0910IMG_0969

Tanpa terasa langit telah gelap, dan menara Eiffel pun mulai memancarkan cahaya  gemerlap dengan segala pesona-nya. Setelah sedikit lelah berburu kenangan sepanjang hari, saya berusaha mengistirahatkan kaki sejenak dengan duduk santai di rerumputan sembari menyeruput hot wine dan sesekali melihat suasana disekitar bagaimana begitu banyak pasangan sedang berciuman, ataupun berpelukan dengan mesra sembari mengabadikan moment mereka dengan selfie. Dalam benak saya saat itu terdapat sedikit perasaan kesepian. Semakin dewasa seseorang, semakin mudah kamu merasa kesepian. Walaupun dibalik rasa kesepian itu, terdapat rasa syukur saya yang teramat dalam, karena sudah bisa menikmati suasana Paris di usia yang masih terbilang muda, ya ga muda-muda banget sih. Indahnya Paris hari itu seperti sebuah tidur panjang dimana  saya tidak ingin dibangunkan. Sampai saatnya mimpi panjang itu diganggu oleh sebuah mimpi bernama cinta. Cinta yang datang seperti angin berhembus, yang kadang kamu ga bisa tebak datangnya dari arah mana. Cinta yang dengan kekuatan magisnya akan membuatmu terbuai indah dengan sihirnya namun dibalik itu menyimpan berbagai duri tajam yang siap menusuk kapan saja. Duri tajam yang bisa mengakibatkan luka sayatan, yang terkadang bisa merubah mimpi indah menjadi mimpi buruk, yang terus menusuk untuk membangunkan kita dari tidur panjang.

La vie est un sommeil, l’amour en est le rêve -Alfred de Musset

“Life is a long sleep and love is its dream.”

IMG_0516

Advertisements

Tips mendapatkan Visa Tourist Australia Multiple Entries – 2018

LRG_DSC04193 2.JPG

Mendapatkan visa ke negara tujuan yang kita idam-idamkan merupakan sebuah proses yang boleh dibilang susah-susah gampang. Terlahir sebagai orang Indonesia dengan passport hijau berlambang Garuda, membuat kita harus berusaha lebih keras untuk bisa  masuk ke sebuah negara tertentu. Sebagai turis Indonesia, saat ini kita bisa mengunjungi 57 negara tanpa harus membuat visa terlebih dahulu. Saya hanya bisa berharap agar negara kita menjadi lebih baik, dan semakin banyak kerjasama dan perjanjian International yang akan mempermudah kita berpergian ke luar negeri tanpa harus ribet bikin visa dulu. Mungkin saat ini kita bisa bermimpi, kekuatan passport Indonesia akan bisa menyamai Singapore suatu hari nanti. Singapore berdasarkan pada Global passport Power Rank 2017 merupakan negara dengan passport terkuat diseluruh dunia. Maksud nya terkuat adalah pemegang passport ini dapat kebanyak negara tanpa perlu repot-repot untuk bikin visa (surat izin masuk ke sebuah negara) ataupun bisa mengurus visa pada saat kedatangan (Visa on Arrival). Bayangkan, warga negara Singapore dapat mengunjungi 159 negara di dunia tanpa memerlukan visa, termasuk Australia. Mereka bisa masuk ke Aussie tanpa perlu ribet memenuhi segala persyaratan seperti yang akan saya bagikan dibawah ini. Lain halnya dengan kita, untuk bisa menjadi turis kekinian dan berfoto dengan latar belakang Sydney Opera House kita harus menyiapkan segala dokumen dan surat-surat penting, memberitahukan jumlah dalam rekening bank penghasilan kita, sampai harus membayar duit aplikasi visa dengan resiko kalau visa kita ditolak duit itupun tak akan kembali. Belum lagi kalo kita sudah membeli tiket pesawat ke negara tujuan, tak terbayangkan betapa banyak kerugian dari perjuangan mendapatkan sebuah visa.

Tapi apa mau dikata, jika kita tidak membuat visa kita tidak akan bisa masuk ke negara  impian. Kita hanya akan mentok di negara yang itu-itu saja, sementara negara maju yang merupakan destinasi impian saya seperti South Korea, Eropa, Amerika dan Australia, mau ga mau akan mendorong kita untuk membuat visa demi bisa merasakan indahnya dan serunya melihat Eiffel Tower, Sydney Opera House, Colosseum, dengan mata kepala sendiri. Begitu seringnya membuat visa, tak akan membuat perasaan deg-deg an itu hilang. Perasaan resah dan takut ditolak itu akan selalu ada. Tiap negara memiliki kadar kesulitan visa approval yang berbeda, yang bisa bikin kita jantungan dan terngiang ngiang, “lolos ga ya? Dag Dig Dug Dhuerrrr”. Apalagi kalo kita sudah membeli tiket jauh-jauh hari, tentu kita akan berpikir kerugian yang bakal kita terima apabila visa ditolak. Memang terkadang sangat tidak dianjurkan untuk membeli tiket pesawat dahulu sebelum mendapatkan visa, tapi apa mau dikata bila kita memesan tiket lebih mepet,  biaya tiket akan terlampau mahal. Promo menarik dari berbagai maskapai penerbangan yang biasanya harus memesan jauh-jauh hari, membuat kita tergiur, yang pasti akan sangat menghemat budget traveling seru kita nantinya. Sebuah kegalauan yang diibiratkan mana duluan yang ada di dunia ini, “telur atau ayam?” Sama halnya dengan membuat visa, mana yang duluan, membeli tiket pesawat dulu atau mendapatkan visa dahulu? pertanyaan yang dijawab dengan kata “tergantung” dan bisa diperdebatkan siang dan malam ga selesai-selesai. Karena jawaban untuk tiap orang berbeda. Tergantung dompetmu alias duit di rekeningmu, tergantung passportmu isinya kosong apa engga, tergantung kamu pede apa engga, tergantung apakah duit tak jadi masalah jika membeli tiket mepet, tergantung apakah kamu se-glamour Syahrini atau tidak.

Disini saya akan menceritakan tentang bagaimana pengalaman saya yang baru saja pulang Australia 2 bulan lalu, proses dimana akhirnya saya bisa mendapatkan Visa Tourist Australia Multiple Entries yang berarti saya bisa masuk ke Australia sebagai turis dalam jangka waktu 3 tahun, dari jarak 3 bulan kunjungan terakhir. Tentu yang pertama kali saya lakukan seperti biasa adalah melengkapi persyaratan untuk mengajukan visa ke Australia, mulai dari browsing di Internet, sampai akhirnya datang ke travel agent, mengapa ke travel agent? karena saya berdomisili di Yogyakarta, akan lebih efektif dan efisien apabila kamu menitipkan melalui travel agent daripada kamu harus ke Jakarta bolak-balik. Akan lebih menghemat waktu dan biaya. Yang patut diingat juga adalah kamu baru bisa mengajukan visa 3 bulan sebelum keberangkatan. Dan inilah sekiranya semua persyaratan yang saya cantumkan saat mengajukan visa Australia kemarin:

1. Passport yang masih berlaku minimal 8 bulan

Jika memiliki passport lama, jangan lupa diikutsertakan untuk menambah referensi dari kedutaan Australia. Apalagi jika jejak history perjalananmu bagus, seperti misalkan saya pernah ke Singapore, Hongkong, KL, Jepang, Korea, dan Eropa. Akan teramat sangat penting untuk mengikutsertakan passport lama mu. Visa dan cap perjalanan yang menempel di passport lamamu bagaikan ringkasan CV dengan kekuatan mujarab layaknya orang mau melamar kerja. Secret Code untuk memperkenalkan your first impression kepada pihak kedutaan. Ini akan membuktikan bahwa kamu sudah sering traveling kemana-mana sebagai turis, dan tidak akan mungkin menetap untuk mencari pekerjaan di tempat yang akan kamu kunjungi. Kedutaan akan menambah nilai tambah kepercayaan, walaupun ini bukan faktor utama yang paling menentukan, setidaknya akan memperbesar peluangmu untuk mendapatkan visa idaman.

2. Surat Sponsor dari perusahaan tempat anda bekerja

Surat sponsor merupakan sebuah surat jaminan yang berisi tentang pernyataan bahwa anda akan kembali ke negara asal dan tidak akan menetap untuk mencari pekerjaan dalam bentuk apapun di negara tersebut. Dalam hal ini karena saya selaku pemilik toko sebuah usaha, saya mencantumkan 2 surat sponsor , yang pertama saya menjamin diri saya sendiri, dan yang kedua yaitu orang lain atau pihak kedua: bisa keluarga ataupun HRD jika kamu bekerja di sebuah perusahaan ataupun dalam hal ini adik saya, yang menandatangani surat sponsor dan menjamin saya akan kembali ke negara asal saya. Sebenarnya satu saja surat sponsor cukup, namun saya sempat browsing di Internet ada yang mencantumkan bahwa surat sponsor tidak boleh ditanda tangani orang yang akan traveling saja, jadilah saya membuat dan mencantumkan 2 surat sponsor ini. Sedangkan berdasarkan pengalaman saya waktu mengajukan visa ke Eropa dahulu, hanya diperlukan tanda tangan saya sebagai penjamin, tanpa diperlukan tanda tangan pihak kedua atau orang lain seperti HRD. Tapi ga ada salahnya untuk membuat dua duanya sebagai pelengkap. Dan jangan lupa tanda tangan diatas materai dan cap toko/ perusahaan. Berikut saya cantumkan ke-2 contoh surat sponsor yang saya buat sebagai pedoman.

Surat Sponsor Aussie Steve.jpg

3. Photocopy SIUP/TDP/HO/NPWP ( Jika pemilik toko / perusahaan )

Anda bisa memilih salah satu dari SIUP atau TDP atau HO. Tapi saya berpikir akan lebih baik jika mencantumkan semuanya. Maka saya mencantumkan semua fotocopy SIUP, HO, TDP, dan NPWP. Intinya semakin lengkap semakin OK OCE.

4. Bukti Keuangan Pribadi 3 bulan terakhir

Disini saya mencantumkan bukti keuangan berupa rekening koran 3 bulan terakhir dan surat referensi dari Bank BCA dimana tempat saya menyimpan tabungan. Banyak yang bilang jika uang di bank banyak, otomatis maka visa akan mudah didapat, tetapi ada teman saya yang kaya raya tabungan berlimpah pernah ditolak visa Jepang nya. Begitu juga dengan saudara saya yang cap di passport nya sudah lumayan banyak (Jepang, Korea) pernah ditolak visa Australia nya. Sepertinya ada faktor “Luck” juga yang menentukan. Intinya kita harus berusaha yang terbaik, jangan sekali-kali meremehkan rekening koran, sebelum perjalanan jauh saya selalu memperhatikan detil rekening koran dimana lebih baik jangan ada uang masuk ataupun keluar terpakai terlalu besar di luar kebiasaan. Rekening koran yang stabil dengan jumlah yang mencukupi untuk membiayai perjalanan mu selama liburan akan menjadi nilai plus. Saya juga sempet ngobrol sama temen yang visa nya pernah ditolak karena dia pikir duit banyak di rekening pasti lolos, bertukar pikiran mengapa sampai visa nya ga lolos, semua sudah lengkap, apa karena rekening koran? iya si kalo pengeluaran kaget pasti bikin pihak kedutaan makin ilfeel, tapi kenapa pemasukan kaget di rekening koran juga? kemungkinan jawabannya adalah karena akan makin membuat pihak kedutaan bertanya-tanya darimana uang ini berasal. Apakah dari pemberian orang tua, atau kah dari segerombolan mafia International ataukah kamu menang lotre? Tapi gimana kalo kamu menang lotre betulan? ya cantumkan saja, LOL! Jadi berapa nominal yang dibutuhkan untuk bisa memenuhi syarat visa? jawabannya adalah tergantung berapa lama perjalanan mu. Misal, kamu di Aussie cuma 3 hari, menurut saya minimal nominal 50-100 juta rupiah dengan rekening koran stabil akan memperbesar peluang visa mu bisa di-approve. Jadi kamu kira-kira saja kebutuhan hidup mu selama perjalanan tidak melebihi atau setidaknya cuma setengah saja dari uang yang ada ditabunganmu. Dan jika kamu sudah berumur kategori dewasa baik itu bekerja di sebuah perusahaan ataupun memiliki usaha sendiri lebih baik mencantumkan rekening yang berdasarkan atas namamu dan tidak diwakilkan oleh rekening orang tua dll, apalagi jika kamu berangkat sendiri. Sekali lagi ini bukan sesuatu yang benar-benar pasti, melainkan hanya berbagi berdasarkan pengalaman yang telah saya alami dan praktekkan sendiri.

5. Photocopy KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Surat Nikah (kalo sudah kawin), Surat Ganti Nama jika Ada

6. Pas Foto Warna dengan latar belakang putih ukuran 4×6 (2 lembar)

7. Menyertakan formulir aplikasi permohonan Visa

Saya menyertakan formulir aplikasi permohonan visa form 1419, dan juga karena diwakilkan oleh orang lain yaitu dalam hal ini travel agent, saya juga menyertakan form 956. Dalam mengisi formulir, pastikan setiap jawabanmu diisi dengan cermat. Kesalahan fatal bila kamu asal mengisi tiap pertanyaan yang ada di formulir. Dan jangan gampang saja menyerahkan kepada Travel agent untuk mengisi formulir tersebut. Karena terkadang jawaban yang mereka berikan kurang mendetail, tidak seperti bila kamu mengisi sendiri dan kamu lebih mengenal dirimu sendiri untuk menjawab pertanyaan yang ada di formulir. Step by step panduan mengisi formulir bisa kamu cek di blog nya Backpack Story ini Panduan Mengisi Formulir Visa Australia Dia memaparkan dengan cukup jelas dan mendetail. Formulir dapat diisi dengan diketik sebelum di-print, atau dapat dicetak terlebih dahulu kemudian diisi dengan menggunakan pena. Kalian bisa mendownload formulir disini:

Application for Visitor Visa 1419

Application for Visitor Visa 956a

8. Itinerary Jadwal Perjalanan selama kamu di Australia

Itinerary Aussie1

Itinerary Aussie
Contoh Itinerary yang saya buat

9. Membayar biaya pembuatan Visa Turis senilai 140 AUD

Melalui travel agent saya membayar total Rp. 1.900.000 – biaya yang sudah termasuk biaya pembuatan visa, tax, dan ongkos pengiriman ke Jakarta dan diantarkan langsung ke rumah saat visa dan passport selesai. Biaya yang menurut saya pas dan worth it dibandingkan saya harus bolak-balik ke Jakarta. Tiket pesawat aja dah berapa, belum plus plus hotel dll.

Yak, kiranya itu semualah yang saya selipkan dan lakukan untuk mendapatkan visa Australia. Visa pintu masuk menuju surga traveling yang mempesona di negeri Koala Bersaudara. Dan tentu saja di era digital seperti sekarang, kamu bisa mengecek online apakah Visa mu diterima atau ditolak dengan lebih cepat. Kamu bisa track your visa application di link ini:

Track Your Visa Here!

Kita bisa langsung input nomor aplikasi kita yang diberikan saat apply, dan input tanggal lahir kita. Nomer VLN atau nomor aplikasi bisa kamu lihat di nota saat penyerahan transaksi, jika melalui agen seperti saya kamu bisa kontak dengan travel agent melalui telpon, atau whatsapp embak-nya seperti saya untuk mendapatkan no VLN. Kelebihan cek online adalah kamu bisa cek langsung secara cepat kapan saja dan dimana saja, sehingga kamu bisa mengikuti proses persetujuan Visamu tanpa harus gelisah gundah gulana terlalu lama menunggu kabar dari travel agent.

visa-approved11

Screen Shot 2017-12-01 at 18.38.48.png

Dan hari yang ditunggu-tunggu pun tiba, kurang lebih 7 hari setelah pengajuan. Begitu bahagia nya saya saat melihat visa saya telah di approve. Rasa plong dan kelegaan yang luar binasa walaupun saya sudah pernah merasakan sebelumnya rasa ini, rasa yang pernah ada antara kita. Mendapatkan visa di negara yang belum pernah kamu kunjungi selalu menciptakan kesegaran baru, layaknya mendapat pacar baru. Tak hanya itu yang membuat saya surprise adalah, visa saya disetujui dengan multiple entries, yang berarti saya bisa masuk ke Aussie berulang kali dalam masa 3 tahun. Walaupun saya tahu, mungkin saya tidak akan menggunakannya, karena saya tipe traveler yang ingin mencoba jalan-jalan di negara yang berbeda, dengan budget yang terbatas akan lebih manis bila saya lebih mengalokasikan perjalanan ke tempat baru yang belum pernah dikunjungi sebelumnya. Mungkin suatu hari nanti dimasa depan, kita tidak lagi memerlukan visa untuk pergi ke sebuah negara, cukup dengan Passport, kita bisa bebas pergi kemana saja yang kita inginkan. Bukankah kita berbeda-beda tetapi satu jua? Kita tinggal dan lahir di tempat berbeda, kita memiliki kewarganegaraan berbeda, namun kita semua tetap sama. Kita adalah satu warga yang hidup dan berpijak dari sebuah negara besar bernama Planet Bumi.

We believe that Visa quotas should be lifted, and people should visit anywhere they wish freely – Mahmoud Ahmadinejad

LRG_DSC03383.jpg

Men-cydux iPhone X di Singapore: Serunya dapetin iPhone impian dengan cara elegan

Impian untuk memiliki iPhone dengan design edge to edge dimana tampilan depan smartphone sepenuhnya adalah layar kaca display tanpa halangan bezel apapun “hampir” menjadi kenyataan. Mungkin dalam 2-5 tahun kedepan, Apple akan mampu menciptakan iPhone yang seluruhnya layar, dimana kita bisa tenggelam dalam content didalam layar tanpa halangan apapun, dengan layar yang memenuhi tangan dan begitu futuristic nan mempesona. Yes! setidaknya impian untuk memiliki “perfect smartphone” idaman seluruh umat Apple Sheep tersebut hampir menjadi kenyataan. Setelah melalui proses yang panjang iPhone memutuskan untuk merelease iPhone X tepat di anniversary iPhone yang ke 10 tahun ini. Akhirnya, Apple me-redesign total iPhone setelah 4 tahun berturut-turut memiliki design yang hampir sama tanpa perubahan radikal. Dari mulai iPhone 6 sampai iPhone 7 bahkan iPhone 8, iPhone tak banyak melakukan perubahan dalam soal design. Apple cuma merubah tampilan warna dengan  mengganti beberapa elemen design lapisan luar body, ataupun memperbaiki fitur internal seperti kecepatan dan efisiensi battery tanpa perubahan design yang berarti. Apple seakan sengaja menyimpan iPhone X ini khusus untuk direlease di hari yang tahun yang special. Penantian yang panjang bagi penggemar Apple seperti saya pun berakhir. Keinginan untuk memiliki iPhone dengan layar besar, namun terasa begitu kecil dan feel good dipegang dengan satu tangan dan nyaman dikantongin di saku celana tanpa merasa risih, akhirnya menjadi kenyataan. Thanks, to the small bezels. 

LRG_DSC04873.jpg

Penantian yang panjang membuat hasrat duniawi saya untuk segera memiliki iPhone X ini tak tertahankan lagi. Dan sampailah pada tanggal 27 October 2017 dimana pre-order iPhone X dibuka untuk seluruh dunia, di beberapa negara terpilih. Dan negara yang paling dekat dengan Indonesia yang masuk dalam quarter batch 1 adalah Singapore. Sebelum pre-order dibuka tepat jam 3 sore waktu Singapore atau jam 2 siang WIB. Saya sudah mantengin iPhone, Mac, dan iPad. Mempersiapkan semua page mulai dari web di browser, Apple store apps, membuat berbagai macam back up bila salah satu pilihan untuk pre-order tidak berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Untuk mendapatkan sesuatu yang kamu idam-idamkan memang diperlu usaha, niat, dan “keberuntungan”. Niat saya untuk mengawini iPong X ini sudah bulat dan membuncah!

Diperlukan persiapan khusus untuk mendapatkan iPhone X tepat di hari launching nya. Mulai dari membeli tiket pesawat pulang pergi Singapore, men-download apps Apple Store dimana dengan account Indonesia kamu tidak bisa mendownload apps ini, jadilah saya membuat account tambahan dengan Singapore Apple Store. Kenapa harus Apple store apps? memang sih kamu juga bisa pre-order via website Apple.com, namun dengan traffic yang begitu padat di jam pre-order dimana kamu berlomba dan berebutan dengan seluruh umat manusia di dunia yang ingin mendapatkan iPhone X di hari pertama launching akan menimbulkan beberapa crash dan lag di website apple. Aplikasi Apple Store akan memperbesar peluang mu mendapatkan iPhone X, sistem pemesanan nya yang simple dan memang dirancang khusus untuk transaksi pemesanan produk Apple, ditambah dengan tidak semua orang bisa men-download apps ini membuat Apple Store menjadi “secret recipe” untuk dapetin hati si iPong X. Dengan Apple Store apps, kamu bisa memfavorit iPhone yang ingin kamu beli, sehingga tepat saat pre order dibuka kamu bisa langsung bisa mengklik shortcut dengan cepat tanpa harus memilih warna apa dan berapa giga iPhone yang ingin kamu beli. Jalan pintas menuju Roma untuk mempercepat pesananmu. Lalu saya juga memastikan untuk mengisi semua data Kartu Kredit dengan tepat dan tak ada limit yang tercecar. Sehingga hanya dengan 3-4 kali klik, pre-order bisa saya dapatkan.

Dan akhirnya tibalah masa pre order, website dan apps apple sempat down, membuat saya bingung dan merefresh tombol apps saya berkali kali layaknya orang kesurupan.

Dari iPad pindah ke Mac, dari Mac pindah ke iPhone, begitu seterusnya, refresh till you shine! Baru kira-kira 5 menit kemudian, melenceng dari jadwal pre-order, Apple Store apps kembali live. Begitu lega nya saya begitu masuk page apple, dan lalu mengklik dengan cepat semua yang sudah di favoritkan, dengan beberapa step, saya akhirnya berhasil mendapatkan iPhone X Space Gray 64gb impian saya. Kebahagiaan tiada terhingga, yang membawa saya ke puncak surga langit ke tujuh bertemu dengan Steve Jobs, lalu selfie disana! Dengan ini saya ga perlu lagi antri ala “gembel elit” didepan Apple Store. Saya tinggal pick up iPhone pada jam yang telah ditentukan, lalu pulang dengan membawa kemewahan dan sejuta tagihan sadis. Yak iPhone X dibanderol dengan harga yang tidak murah, dibandingkan dengan iPhone 7 tahun lalu, kenaikan gadget andalan Apple ini sungguh drastis. Dipatok dengan harga premium yaitu 1648 SGD untuk 64GB dan 1,888 SGD untuk 256GB belum dipotong tax refund sebesar 108 SGD untuk 64GB dan 124 SGD untuk 256GB. Sungguh bukan harga yang murah untuk sebuah smartphone.

LRG_DSC04636
Antrian “Apple Sheep” yang ingin mendapatkan iPhone X di hari penjualan perdana keesokan harinya. Kekuatan sihir iPong X mengalahkan rasa lelah

Dan akhirnya pada tanggal 2 November tibalah saya di Singapore dengan penuh suka cita, sekalian shopping dan kulineran bakal jadi another short escape yang menyenangkan. Hitung-hitung duitnya jauh terbuang dengan lebih maksimal bila kamu terbang ke SG, sembari jalan-jalan, foto-foto, dan makan enak dibandingkan dengan kamu membeli dari online reseller di Indonesia, mereka mematok harga “gila” untuk sebuah iPhone X di masa masa awal launching ini karena stock yang terbatas, 21 juta untuk 64GB dan 23 juta untuk 256GB.

Dan betapa kagetnya saya saat tiba di Apple Orchard Road sehari sebelum iPhone X launching penjualan perdana nya. Saya terpana dengan begitu panjang nya antrian mengular, lalu saya bergumam dalam hati “Gilaaaa, seandainya ga dapet pre order sementara dah beli tiket ke sg, mungkin ga bakal kuat antri kalo kaya gini. Give up! “No… Don’t you give up, nah-nah-nah. I won’t give up, nah-nah-nah. Let me love you (mendadak lagu Justine Bleber sekilas terdengar)”

Bayanginnya aja dah blenger. Launching penjualan baru keesokan hari nya jam 8 pagi, tapi sore hari mereka sudah ngantri disini, dan mereka bakal nginep semalaman di posisi depan Apple Store yang sudah disediakan. Mereka hanya boleh meninggalkan posisi antrian paling lama 1 jam, baik untuk pipis ataupun mandi, dan harus segera balik ke posisi antrian bila ingin tetap mendapatkan iPhone X yang mereka impikan. Sungguh diperlukan dedikasi layaknya mengejar seorang gebetan.

LRG_DSC05102
Huge iPhone X banner in Orchard Road

Dan keesokan harinya, tibalah masa pick up iPhone X, saya datang ke toko sesuai jam yang dijadwalkan yaitu pada jam 1.30 siang dan langsung berbicara ke Apple genius, alias pegawai Apple berbaju biru yang dengan sigap membantu saya untuk mengambil iPhone X yang sudah disiapkan. Saya dilayani oleh seorang gadis manis nan jelita dengan senyum mempesona yang begitu ramah bernama Lun Jia. Tanpa perlu waktu lama iPhone X pun sudah berada ditangan saya. Gampang, cepat, dan anti lelah. Nikmatnya pre order! Begitu selesai saya dikirimi e-mail berisi receipt dan survey mengenai bagaimana tanggapan saya terhadap pelayanan yang diberikan Lun Jia. Tentu saja saya puas. Excellent! Apple Store merupakan perusahaan yang fokus untuk memberikan customer experience terbaik di dunia. Dan juga salah satu info penting yang saya dapatkan dari Apple Genius adalah jika kamu ingin pre-order sekarang dan memperbesar peluangmu untuk mendapatkan iPhone X yang tersedia untuk di pick up dengan cepat, kamu bisa pre-order melalui apple sg website Apple.com atau Apple store app pada jam 6 AM waktu Singapore, atau jam 5 AM WIB di pagi hari.

Screen_Shot_2017_09_13_at_2.37.00_PM.png

IMG_1607

LRG_DSC05109LRG_DSC05104LRG_DSC05108LRG_DSC05111

Beberapa saat kemudian bergegaslah saya dengan semangat menggebu untuk balik ke hotel, tentu saja untuk menelanjangi pacar baru tercinta ini. Bagi saya, killer features yang sangat saya idam-idamkan dari iPhone X ini adalah: Body Ratio – One hand usability, size nya yang pas ditangan namun memiliki layar besar 5.8″ ibarat pacar yang enak dipegang dengan body aduhai ala model lingerieVictoria Secret. Pas! Ditambah lagi dengan lapisan stainless steel di pinggiran body nya bikin makin terlihat shiny dan gorjess ala ala. Bersihnya tulisan iPhone ditampilan body belakang tanpa kode pabrik tulisan assembled in china dll juga merupakan nilai plus tersendiri. Attention to detail yang bikin iPhone X ini terlihat makin elegan.

LRG_DSC04974LRG_DSC05128.jpg

LRG_DSC04987
iPhone X Space Gray size and color compare to the iPhone 7 plus Jet Black

Nyantai scroll dan ngetik dengan satu tangan dan enak dikantongin, iPhone X is easy in your hand and pocket. Size iPhone 7 plus yang begitu besar kadang membuat saya tidak nyaman mengetik dengan satu tangan dan juga ketika berada di saku celana dikala bepergian terasa berat dan sedikit mengganggu. Kesan pertama saat menggenggam iPhone X ini begitu menggoda, selanjutnya terserah mama *lho. Lapisan kaca body luar yang memiliki sisi negatif beresiko gampang pecah saat terjatuh, ternyata juga memiliki nilai tambah yang memberikan kesan mevvah nan futuristik. Dengan lekukan elegant rounded corners di 4 sisi ujung nya disertai bezel super tipis membuat iPhone X seakan berasal dari masa depan. Begitu menyentuh dan merasakan kenikmatan yang ditawarkan iPhone X, iPhone 7 plus terasa yuck meh bleh begitu out of date nan expired karena bezel nya yang besar. This is really the best damn iPhone Apple has ever made!

IMG_1463

truedepth-camera-apple-diagram
Someday, Apple bakal menyembunyikan semua teknologi yang berada di “notch” ini menjadi invisible tak terlihat dibalik layar. Embedded under display. Pic via Apple.com

Dengan OLED Display 5.8″ form factor begitu slim dan hampir menghilangkan semua bezel except the little “notch” above the screen. “Notch” yang berisi semua teknologi teranyar apple seperti Face ID 3D mapping sensor, speaker, microphone, infrared, kamera depan 7MP etc. Patut ditunggu bagaimana cara Apple menemukan solusi untuk menyembunyikan semua sensor yang ada di notch ini di balik layar. Sehingga bisa menciptakan design yang super clean full display tanpa ada halangan bezels apapun. Pastinya bakal terlihat begitu ciamixxx.

LRG_DSC04995 2.jpg
Notch yang tak terlihat bila menggunakan wallpaper deep black, notch seakan menyatu dengan layar OLED display
iphone-x-apple-news_dezeen_2364_col_6-852x896.jpg
Dan tentu saja iPhone X juga men-support dust and water resistant layaknya iPhone 7

Dan kelebihan iPhone X yang paling cool dibanding generasi sebelum nya adalah:

Face ID yang menggantikan Touch ID. Sidik wajah yang menggantikan sidik jari. Karena bentuk rupamu adalah password terindah. Kecuali rupamu koyo ta*k. Begitu mudahnya menggunakan Face ID seakan membuatmu lupa seperti memiliki iPhone tanpa password, karena begitu cepat nya membuka lock screen hanya dengan sekali tatap. TrueDepth Camera system memungkinkan kita mengambil selfie yang cetar abis sekaligus untuk mengaktifkan ID wajah yang privat hanya untuk pemilik iPhone X tersebut. Face ID diaktifkan dengan memproyeksikan dan menganalisa lebih dari 30.000 titik tak terlihat untuk membuat peta wajah Anda yang tepat (3D map scanning). Face ID menggunakan teknologi paling canggih untuk mengenali perubahan penampilan wajah kita. Pakai topi, tumbuh janggut, no problemo, Face ID akan tetap mengenalimu bahkan kita bisa menggunakan Face ID dengan berbagai jenis kacamata hitam. Untuk keamanan tambahan, Face ID membutuhkan attention to unlock, yang berarti ia hanya membuka iPhone X kita saat kita melihat ke arah iPhone dengan mata terbuka. Jadi saat kita tidur, orang lain tak akan bisa membuka akses iPhone hanya dengan mengarahkan iPhone X ke wajah kita. Sebuah level security yang sangat penting. Dengan TrueDepth Camera  ini pulalah Apple akhirnya menciptakan sesuatu yang ga penting tapi bikin nagih,  Animoji! kemampuan TrueDepth yang bisa menganalisis lebih dari 50 gerakan otot yang berbeda di wajah, bisa menirukan ekspresi kita dalam bentuk di 12 animasi emoji seperti Panda, Babi, Doggy, Kucing, Robot, hingga “Telek”. Yang bisa Membangkitkan inner beauty – jiwa binatang ke-unyuan yang tersembunyi didalam mu. Apple just did it again, playing with our emotion.

Screen Shot 2017-11-14 at 22.57.46.png

A11 Bionic Chip. The most powerful and smartest chip ever in a smartphone, with a neural engine that’s capable of up to 600 billion operations per second. Powerful yet efficient. It’s blazing fast! semua animasi iPhone X menjadi terasa fluid to the max. Smartphone tercepat dimuka bumi saat ini. Ga ada yang ngalahin benchmark graphics dan kecepatan iPhone X saat ini. Efisiensi yang mendukung ketahanan battery yang lebih lama 2 jam dibandingkan iPhone 7. Hardware dan sofware begitu harmoni dioptimalisasi dengan sempurna oleh Apple, ga perlu giga besar, 3GB saja sudah jauh meninggalkan geekbench dari android device.

Super Retina OLED display. 5.8″ dengan resolusi 2436 x 1125 dengan kepadatan 458 pixelper inch. It’s crispy af! Jauh mengalami peningkatan pesat dibandingkan resolusi layar iPhone 7 plus yang masih menggunakan layar LCD 1920 x 1080 pixels401 ppi. Sekali lagi layar terlihat besar tapi fit dengan sempurna di tangan. Disertai juga dengan Teknologi True Tone menggunakan sensor cahaya ambient enam tingkat lanjutan untuk menyesuaikan secara halus keseimbangan putih pada layar agar sesuai dengan suhu warna lampu di sekitar kita. Jadi gambar pada tampilan terlihat natural dan bisa sedikit mengurangi mata lelah akibat melihat layar terlalu lama. Keunggulan OLED display yaitu bagaimana akurasi warna begitu vivid dan tepat, serta black nya begitu deep black hitam tanpa batas alias item abisss, level brightness tingkat keterangan yang tinggi 1,000,000 dibanding 1 contrast ratio. Sekaligus bisa menghemat baterai bila kita memakai wallpaper berwarna hitam karena tidak memakan terlalu banyak energi.

apple-iphone-x-camera.jpg

It’s all about GESTURES. Gerakan swipe yang natural dan intuitif. No more home button. You just need to swipe and swipe like there’s no tomorrow! Swipe dari satu page ke page lain, flick dari atas kebawah, gestures memberikan nuansa baru yang sangat asyik di iPhone X. Animasi yang begitu fluid mengalir dengan lembut membuat kita seakan berada di sistem iOS yang berbeda.

Fast charging. Yak iPhone ini sudah mensupport wireless charging. Namun tingkat kecepatan wireless charging yang belum secepat dan semaksimal dengan menggunakan kabel, membuat saya lebih memilih fast charging sebagai fitur utama iPhone X. Walaupun harus merogoh kocek lebih karena iPhone tidak mencantumkan adaptor yang mensupport fast charging di dalam kotak. Untungnya saya sudah memiliki adaptor 61W dari Macbook Pro yang bisa dipakai untuk men-support fast charging baterai iPhone menjadi 50% hanya dalam waktu 30 menit. Namun saya tetap perlu membeli kabel USB C to Lightning untuk bisa menggunakan fast charging. Harus saya akui Apple sungguh terlalu tidak memberikan faster adaptor di box iPhone, dengan harga se premium ini, harusnya Apple yang merupakan salah satu raksasa teknologi terkaya di dunia tidak mengejar untung bisnis semata. Dengan mengikutsertakan cable dan adaptor fast charging seperti Samsung di kotak, tentu akan menambah nilai plus dimata para Apple fan boy seperti saya.

apple-29w-power-adapter-and-usbc-lightning-cable.jpg

A larger and faster 12MP sensor. A new color filter. Deeper pixels. And a new telephoto camera with OIS. Peningkatan “kecil” Kamera. Yak tidak ada peningkatan drastis dalam hal camera iPhone tahun ini jika dibandingkan dengan camera iPhone 7. Masih 12MP dengan Wide-angle ƒ/1.8 aperture dan Telephoto: ƒ/2.4 aperture, dengan optical zoom sampai 10x untuk foto dan 6x untuk video. Dan kini OIS image stabilization sudah dilengkapi di telephoto lens atau kamera zoom nya yang tidak dimiliki iPhone 7. Sehingga hasilnya akan lebih baik di low light, dan lebih stabil dalam pengambilan video baik dengan wide ataupun zoom lens. Selain itu, apple menambahkan fitur portrait mode selfies di kamera depan. Dimana kamu bisa selfie dengan bokeh background effect. Fitur Portrait light effect terbaru juga sangat impressive, kita bisa menambah effect studio lighting seperti editan kamera profesional dengan cepat langsung dari photos app.

104707077-handout-iphone-x.JPG

Dan selama di Singapore, saya sempat mencoba shoot dengan iPhone X ini. Dan hasilnya begitu sharp and amazing. Untuk sekelas smartphone iPhone tetap menjadi yang terbaik soal camera. Tidak over saturated seperti Samsung, it just feel more natural. Akurasi warna yang begitu tepat, warna langit terlihat begitu biru dan seperti pop up on the screen. It’s also getting better in a low light, less noise. Namun jika dibandingkan dengan DSLR or mirrorless camera, tentu saja iPhone X masih jauh dan masih diperlukan jalan yang panjang menuju tingkat kualitas yang sama dengan mirrorless seperti Sony Camera. At least, it keeps getting better and better each year. Smartphone camera technology is in the right track. Dan tentunya smartphone memiliki kelebihan tersendiri, simple nya camera apps di iPhone benar-benar memudahkan kita untuk mengambil foto secara cepat. Ringan dan Mudahnya mengeluarkan iPhone dari kantong juga merupakan sebuah nilai plus jika dibandingkan dengan body besar dari DSLR atau mirrorless camera. Berikut saya cantumkan beberapa foto hasil dari iPhone X yang saya ambil selama liburan.

IMG_0274
The romantic light of Fullerton Hotel at night
IMG_0752
Victoria Theatre and Memorial Hall
IMG_0775
St. Andrew’s Cathedral
IMG_0972
Baileys Espresso Creme, shot with stage light portrait effect
IMG_0791
Flat White at Tiong Bahru Bakery, shot with portrait mode studio light effect
IMG_0780
Godiva Ice Cream, shot with studio light portrait effect
IMG_0764
National Gallery Singapore

Pada akhirnya tidak ada yang namanya perfect smartphone. There is always something new. Jaman berubah dengan cepat. Tiap orang memiliki selera smartphone yang berbeda-beda. Ada yang tidak terlalu suka dengan banyak perubahan drastis, belum siap untuk sesuatu yang baru dan berbeda. Itulah mungkin sebabnya Apple tetap merelease iPhone 8, yang menawarkan design yang boring dan tidak jauh berbeda dengan iPhone generasi sebelumnya, namun menawarkan kenyamanan dari fitur yang sudah ada dengan sedikit pembaruan kecil. Special untuk mereka yang belum berani ninggalin Touch ID dan beralih ke Face ID. Teruntuk yang belum bisa move on karena stock iPhone yang limited dengan harga selangit. Tapi seandainya Steve Jobs masih hidup, dia akan bodo amat dan ga akan bermain aman dengan me-release iPhone 8. Dia akan launch iPhone X dan fokus hanya untuk iPhone X. Soal orang mau menerima atau engga, urusan mereka. Saya menawarkan sesuatu yang baru dan belum pernah ada, sesuatu yang pasti akan kamu suka. Just like what he said “it’s not the customer’s job to know what they want”. Typical karakter Steve Jobs, membuat kita yakin akan keyakinan nya terhadap suatu produk yang dia tawarkan. “I will show you the way. I will give you something that you want, something that will change your whole life.” Sama seperti smartphone, begitu juga kita. Terlalu sering tinggal di zona nyaman, kadang membuat kita tenggelam dalam keadaan, tidak terpacu untuk mencoba sesuatu yang baru, untuk berani keluar dan mengambil resiko. One more time, just like what he said “Let’s go invent tomorrow, rather than worrying about what happen yesterday”.

“Every once in a while, a revolutionary product comes along that changes everything” – Steve Jobs

DNFLsioXUAAlaHJ.jpg

Osaka Part 2: Dramatisnya warna-warni Musim Gugur di Osaka Castle

IMG_3149.jpg

Musim gugur adalah masa transisi. Masa peralihan dari musim panas menuju musim dingin. Masa dimana daun-daun berguguran dengan indahnya, masa dimana udara hangat mulai berganti dengan hembusan angin dingin. Dedaunan mulai berganti warna, menguning dan memerah dengan megahnya. Jika diibaratkan dengan masa cinta manusia, musim gugur itu seperti masa transisi dimana tangisan sakit hati mulai terlupakan, masa dimana hati yang terluka mulai terobati oleh waktu. Masa dimana move on menjadi terasa ringan, dunia kita mulai memunculkan warna baru dan mulai bersinar kembali.

The trees are about to show us how lovely it is to let the dead things go – Mayaelious

IMG_2839
The beautiful “Yellowish” tree

Buat saya yang merupakan manusia yang hidup dan tinggal di negara tropis, menikmati musim gugur merupakan sebuah peristiwa langka yang akan selalu terekam dalam memory. Cantiknya warna-warni dedaunan menjadi sebuah moment yang sayang untuk dilewatkan. Pengalaman yang terekam cantik sewaktu hendak menuju ke Osaka Castle. Musim gugur di Jepang yang berlangsung singkat dari September sampai November, sudah terasa sangat dingin bagi saya (sekitar 7 derajat Celcius saat itu). Namun dingin nya cuaca tak mampu mengalahkan hasrat untuk mengabadikan tiap view dan moment indah disini. Just grab your camera and shoot! Berjalan di tengah-tengah daun berguguran seakan membuatmu sedang berada dalam dunia Slow-mo, semua terasa lambat nan dramatis layaknya scene percintaan ala drama-drama Korea.

Yak Drama Korea! meskipun saat ini sedang berada di Jepang. Mengapa Korea? karena drama Korea saat ini lebih happening dibanding Drama Jepang yang seakan hilang gereget nya dibanding drama-drama Korea tenar semacam Goblin, Scarlet Heart Ryeo, Legend of the Blue Sea dan Kim Bok Joo. Saya masih ingat bagaimana jaman masih remaja akil balig dulu, drama Jepang yang populer dengan sebutan J-drama begitu populer di negara kita. Tak hilang dalam kenangan bagaimana saya terharu dengan mata berkaca-kaca saat melihat akting Takuya Kimura di drama Long Vacation, Love Generation, Beautiful life, dan Good Luck. Akting natural yang seakan tidak sedang berakting dengan wajah alami tanpa operasi plastik, tubuh yang normal tidak terlalu tinggi ala orang Jepang sekitar 170cm-an, jauh kalah tinggi jika dibandingkan dengan Gong Yoo maupun Lee Min Ho yang bertubuh tegap menjulang ke angkasa mencapai 187cm. Menonton Takuya Kimura membuat rasa percaya diri saya seakan terpompa, seakan memiliki teman sepenanggungan, yang bisa jadi bahan perbandingan dan pembelaan diri. Dalam hati kecil saya berkata “Tuh, ga harus tinggi kaya Lee Min Ho untuk jadi KEREN!” Dengan ketidaksempurnaan nya, Takuya tetap terlihat cool berkharisma. Bagaimana kisah dalam tiap drama nya bisa membuat orang yang menonton bikin ga sabar untuk menunggu kelanjutan episode nya. Meneteskan air mata saat menonton drama menjadi kesenangan dan hobi tersendiri, semacam refreshing jiwa dan pelepasan hormon kesedihan. Membuat kita lupa sejenak akan masalah di dunia nyata. Entah mengapa drama Jepang saat ini seperti tak terlihat, kalah pamor dan terlibas oleh banyaknya K-drama dan K-pop. Dan memang harus diakui, drama Jepang saat ini kurang greget dibandingkan masa lalu. Drama Korea lebih bisa menghadirkan cerita baru yang segar dan super kreatif, cerita yang belum pernah ada sebelumnya, scene yang seru, adegan romantis dengan background soundtrack mendayu-dayu yang bisa me-mellowkan biji dan membuat hati Tercyduk.

Tak semua cerita berakhir dengan Happy Ending, tapi disitulah letak keasyikan tersendiri dari nonton drama, jalan cerita yang sulit ditebak, sedih ngeselin tapi bikin nagih.

IMG_2848

Mengawali perjalanan, saya juga sempat breakfast Rikuro Cheese Cake, salah satu cheese cake brand selain Pablo, yang paling enak dan wajib kamu cobain saat berada di Osaka. Tekstur nya yang super lembut dan kentalnya cheese yang seperti bantal fluffy meleleh dimulut, bikin kue ini begitu saja lenyap disantap. Yang membedakan cheese cake ini dari Pablo adalah tekstur yang ga terlalu meleleh kaya Pablo. Kalau adonan keju pada Cheese tart Pablo sengaja dibuat setengah matang sehingga lebih creamy dan meleleh. Sedangkan Rikuro, lebih membuntal kaya bantal kapas. Perpaduan antara krim keju dan margarin membuatnya seperti kenyol-kenyol di mulut. Neneners abis! Mirip dengan Uncle Tetsu yang baru buka gerai di Jakarta. Cake yang sebenarnya sudah saya beli di malam sebelumnya, namun karena kekenyangan jadilah saya baru menyantapnya pagi itu. Dan rasanya tetep masih luar biasa nikmat.

Rikuro Cheese Cake Namba Location

IMG_2816
It’s so fluffy i’m gonna die

Akhirnya sampailah saya di depan pintu gerbang Kekaisaran nan Kemaharajaan Jepang Ōsakajō 大阪城. Perasaan takjub dan kagum tak dapat dihindari saat melihat kemegahan dan kecantikan istana ini. Osaka Castle merupakan salah satu landmark paling terkenal di Jepang dan memainkan peran utama dalam penyatuan Jepang di masa lalu selama abad keenam belas. Berdasarkan si Wiki pintar alias Wikipedia, Castle ini dibangun pada tahun 1583 namun baru pada tahun 1931 bentuk bangunan ini selesai sempurna. Bisa dibayangkan berapa hebatnya manusia di masa lalu. Bangunan bersejarah yang dibangun dengan keringat dan kerja keras bertahun-tahun. There is no shortcut for success! Castle ini memiliki masa lalu yang penuh gejolak yang membuatnya hancur dua kali. Sekali pada tahun 1615 ketika terjadi perang dan kedua pada tahun 1665, waktu terjadi kebakaran akibat tersambar petir. Osaka Castle sempat terlupakan beberapa saat, dan baru pada tahun 1997 benteng yang bermasalah itu pulih dari luka bakar dan berdiri kokoh dengan segala kedigdayaannya. 

Tiba pada saat yang tepat, di cuaca yang tepat, benar-benar menyenangkan. Sinar cahaya matahari di siang hari membuat Osaka Castle terlihat begitu cinematic dengan cerahnya background langit biru. Lighting yang pas membuat hasil foto yang saya jepret terlihat begitu indah walaupun hanya dengan menggunakan iPhone.

IMG_2910
The Majestic Osaka Castle
IMG_4474 2
Steve Kimura in Mannequin challenge

Mengenai akses menuju tempat ini, biaya masuk serta jam buka dan tutup, kalian bisa klik link ini Osaka Castle Access, Hours and Fees

IMG_3096

IMG_3074.jpg

Pengambilan foto tidak diperbolehkan pada bagian tertentu di dalam Osaka Castle dimana peninggalan asli yang ditemukan dari Castle dipajang. Untuk beberapa bagian, fotografi diperbolehkan. Bagian yang diperbolehkan untuk difoto menampilkan tempat di mana sejarah kastil diceritakan melalui serangkaian hologram dan patung kecil, tampilan yang mencoba menggambarkan pertempuran hebat yang terjadi di Osaka pada masa lampau. Betapa bersyukurnya saya hidup di era ini, era dimana saya bisa menikmati kehebatan Internet, melakukan apa saja melalui iPhone saya, pesen makanan lewat Go-Food, pergi kemana saja dengan bebas tanpa hambatan berkat bantuan Google Maps. Nenek moyang kita sudah membayar harganya demi kita dengan pertempuran gagah berani sehingga kita bisa tinggal di negara dimana kita bisa bebas melakukan apa yang kita inginkan. Jika membayangkan diri saya hidup di masa lalu, tanpa listrik dan tanpa WiFi, saya bisa mati kebosanan, gimana caranya main Playstation? gimana cara nya upload foto di Instagram? gimana cara nya coba jelaskan? Jika saya hidup di era perang mungkin saya sudah tewas kena tujeb. Jleb!

IMG_3084

Begitu sampai dipuncak Osaka Castle, saya seperti tersihir dengan picturesque view layaknya kanvas lukisan alam dibawah langit biru yang sangat indah pada hari itu, Sudut pandang yang begitu nyaman untuk dinikmati dengan pemandangan warna pepohonan disepanjang jalan diantara evolusi gedung-gedung pencakar langit modern, menyatu dengan indahnya sejarah dan budaya di Osaka Castle.

IMG_2833
Osaka Castle Park

IMG_3129

Disekitar Osaka Castle terdapat taman yang begitu luas, disepanjang jalan banyak orang melakukan me time dengan berolahraga jogging ataupun bersepeda. Sesuatu yang sangat saya rindukan di negara ini. Memiliki taman yang indah bersih dan nyaman sehingga bisa melakukan aktifitas bebas. Keluar sejenak dari kepenatan pekerjaan, berolahraga tanpa harus diserempet motor dari belakang, sembari menghirup udara segar dan menikmati pemandangan alam yang menenangkan jiwa. Somehow, i believe my country is getting better. We’re still on the way. Dramatis nya Summer abadi dengan debur ombak pantai dan sunset di Bali ga kalah dengan dramatis nya musim gugur di Osaka. Murahnya makan di lesehan Jogja sembari duduk ngangkang merupakan keasyikan tersendiri. Harum nya rendang yang habis dimasak, nikmatnya soto, sate, rujak, dan renyahnya ikan gurame bakar dicocol sambel pete ga kalah dengan segernya Sushi ataupun empuknya Kobe Beef di Jepang. Every country has their own beauty, just like every season.

“Travel shows you all the flaws in your own country, but makes you love it all the more.” – Robert Ripley

Osaka Part 3: Gemerlap Jiwa yang Membuncah Dompet dan Perut di Dotonbori

IMG_2750
Gyoza – Japanese Dumplings

Kemegahan papan reklame iklan yang nyeleneh, unik, nan kreatif menyambut kedatangan kami di Dotonbori pada malam itu. Atmosphere eksentrik dengan neon lights besar, lucu nan mencolok seakan membangkitkan jiwa muda kami. Mulai dari kepiting dan cumi-cumi raksasa, pangsit goreng segede gaban (gaban aja ga segede ini),  sampe muka penjual pangsit ala sumo lagi nyengir emosian. Dan jadilah plank-plank ini menjadi trademark daya tarik dan ciri khas dari Dotonbori, yang merupakan salah satu tempat tujuan wisata bagi turis seperti saya. Sepanjang sisi kanan kiri jalan dipenuhi dengan sejumlah restoran terkenal maupun jajanan snack street food yang menawarkan berbagai hidangan masakan Jepang tradisional ataupun yang di-modif kekinian. Saya, Yan dan Aping yang sedikit kelelahan setelah bermain sepuas-puasnya di Universal Studios Jepang pada hari itu, seakan disemangati dan disegarkan oleh pancaran cahaya yang ditampilkan oleh neon lights. Dan tentu saja, kami dibuat semakin lapar dan tergiur tak sabar ingin mencicipi makanan yang ada disini. Selagi berjalan-jalan mencari makanan apa yang ingin dicoba, kami seakan tersihir oleh begitu hidupnya pusat hiburan malam, dan shopping center disepanjang kawasan ini.

IMG_2744.jpgIMG_2725IMG_2747

Harum yang keluar dari Takoyaki yang sedang dimasak memanggil kami untuk menghampiri kedai Takoyaki Creo-Ru. Kedai Takoyaki yang sebelumnya sempat saya browsing dan masuk daftar check list untuk dicobain. Creo-Ru terkenal sebagai salah satu penyaji Takoyaki terenak di Osaka. Takoyaki merupakan nama makanan asli khas daerah Kansai Osaka Jepang, berbentuk bola-bola kecil yang dibuat dari adonan tepung diisi potongan cumi-cumi di dalamnya. Takoyaki biasanya dijual sebagai jajanan di pinggir jalan untuk dinikmati sebagai cemilan. Takoyaki ini dijual dalam bentuk set dengan 1 set biasanya berisi 5-8 buah disajikan di atas lembaran plastik berbentuk perahu yang bisa langsung kita santap pas lagi anget-angetnya. Octopus Balls atau Biji cumi yang membuat lidah dansa clubbing ajib-ajib. Kelembutan dan kesegaran cumi nya memang tiada dua nya, berbeda sama takoyaki-takoyakian ala ala di Indo. Ibarat makan masakan manado di New York, walaupun saya belum pernah ke New York. Intinya masakan lokal akan terasa lebih nikmat jika kamu nyobain di tempat asal dimana mereka dilahirkan. Cita rasa dan kenikmatan yang original yang sulit untuk ditiru.

Originals is never finished – Adidas

IMG_2746
Creo-Ru Takoyaki Okonomiyaki Restaurant Map Location
IMG_2732
Takoyaki atau dikenal dengan nama Octopus Ball alias Biji Cumi-cumi! dengan topping saos tomat dan sambal, mayonaise, dan daun bawang iris diatasnya. Membuncah ruah!

Kamipun sempat galau karena Mizuno tutup pada hari itu, yang merupakan salah satu restaurant Okonomiyaki legendaris di Osaka. Akhirnya kami memutuskan untuk balik ke Creo-Ru dan nyobain Okonomiyaki-nya yang ternyata juga udah super enak dan membuat kami puas menggelinjang malam ituOkonomiyaki adalah makanan signature khas Jepang dengan bahan tepung terigu yang diencerkan dengan air, ditambah kol, telur, daging bisa cumi-cumi ataupun pork diaduk jadi satu dan digoreng di atas penggorengan datar aluminium yang disebut teppan. Dalam bahasa Jepang, okonomi berarti “suka-suka” dan yaki berarti “panggang”. Sesuai dengan namanya, topping okonomiyaki bisa disesuaikan dengan selera. Isinya banyak banget mulai dari yang khas sampai kekinian, mulai dari irisan daging sapi, babi, kerang, udang, cumi, kimchi, mochi, kimcil, unyil sampai pentil kinyil-kinyil (ok bagian terakhir bahasanya sedikit kelewatan). Selain itu kita bisa menggoreng sendiri Okonomiyaki ini di atas meja, namun karena kita turis asing yang baru mengenal Okonomiyaki, daripada hasil gorengan kita jadi babak belur mendingan kita manut aja dengan bantuan juru masak restoran.  Sentuhan krim lembut seperti Mayonnaise dan dan manisnya saus serta cumi yang gurih membuat rasa harmonis yang nyess di mulut. Dilengkapi dengan segelas Beer, malam itu membuncah menjadi Tsugoiiii Kimochi! 

IMG_2739
Creo-Ru’s Okonomiyaki. Crunchy dan renyah di bagian luar, campuran cumi, telur, mayonnaise, dan saus yang melt dimulut di bagian dalam. Savage!
IMG_2738
Yamie Okonomiyaki biar bikin kenyang! (Perut Indo)

Setelah kenyang, Yan yang keesokan harinya harus balik duluan ke Indo memutuskan untuk langsung balik ke Tokyo, mengejar Shinkansen malam hari. Sementara aping yang sudah kelelahan, memutuskan untuk balik ke hotel bareng yan yang mengambil barang bagasi nya di hotel. Sedangkan saya? masih ingin membakar lemak yang dihasilkan oleh Takoyaki dan Okonomiyaki tadi dengan berjalan-jalan menyusuri Dotonbori. Jadilah saya berkeliling tiap sudut kawasan yang ga pernah mati malam itu.

IMG_2810

Salah satu hal wajib buat turis untuk dilakukan disini adalah berfoto dengan background papan reklame perusahaan permen Glico yang menampilkan gambar seorang pelari dengan kepalan tangan keatas tersenyum penuh kemenangan saat melintasi garis finish, entah bagaimana awal mulanya nya, pria ini akhirnya menjadi icon di Osaka. Semua turis tak sabar untuk mengabadikan moment dengan nya.

IMG_2801

Glico-Man awalnya dipajang pada tahun 1935. Plank ini memiliki tema yang berubah-ubah sesuai dengan acara apa yang lagi happening. Glico Man pun sekarang sudah semakin modern, bereinkarnasi menjadi Lampu LED. Konon, ketenarannya mulai mengalahkan Pepsi-Man, P-Man, Running Man maupun Pororo.

IMG_3621
The perfect selfie is a half selfie

IMG_2797IMG_2798IMG_5998

Setelah itu saya mencuci mata dengan menyusuri Shinsaibashi-Suji Shopping Street, yang membentang luas dari timur ke Mido-Suji Avenue, yang merupakan pusat kawasan perbelanjaan paling terkenal di Osaka, dan menjadi salah satu simbol kota yang abadi. Menurut sejarahnya, shopping centre ini sudah mapan berdiri sejak 380 tahun yang lalu, yaitu dari zaman Edo yang disebut sebagai awal zaman modern di Jepang. Kalau kalian senang membaca Kenshin Kimura “Batosai”, kalian pasti tau tentang jaman Edo. Berbagai macam toko berbaris rapi di sepanjang kompleks memanjang beratap sepanjang 600 meter ini. Terdapat berbagai macam merek International maupun khas lokal Jepang disini. Mulai dari retail fashion ternama seperti Zara, H&M, Uniqlo, dan Adidas. Gerai Fastfood McD, Toko Jewelry, sampai yang unik seperti penjahit kimono tradisional. Tentunya yang ga boleh dilewatkan, pusat souvenir untuk oleh-oleh, dan juga ada Disney store disini. Jangan lupa mampir ke toko obat populer Matsumoto Kiyoshi. Dan tentunya pusat snack dan cafe Instagram-able kekinian yang super enak disini, seperti Pablo Cheesecake, Lobster Rolls at LUKE’S, Camden’s Blue Star Donuts, Rikuro Cheesecake, Beard Papa’s etc. Kalian bisa cek link dibawah ini untuk map dan list store lengkap apa saja yang ada disini. Shop till you drop!

Shinsaibashi-suji Shopping Center Map

IMG_6002IMG_2782.jpg

Malam yang indah untuk menghabiskan uang dan membangkitkan gemerlap jiwa. Kalimat penghibur untuk setiap orang yang sudah terlanjur menghabiskan uang untuk hal-hal yang ga berguna adalah “masa muda cuma sekali, kalo udah lansia en loe baru isa bergaya dengan sepatu Adidas or baju kece ala Zara mu, telat!” Kakek gaul ga seindah yang kamu bayangkan. Kadang keriput di wajahmu membuatmu ga matching lagi dengan celana pencil sempit dan sneakers gaul warna-warni dengan ultraboost blink-blink. Lebih baik keren sekarang daripada menyesal kemudian. Uang ada untuk diapake kan? Uang bisa dicari, tapi waktu di masa muda tak akan terganti. Selama kamu bisa bekerja keras dan menghasilkan uang lebih banyak dari yang kamu habiskan, there’s nothing wrong with spending money on what you enjoy.

“It’s all about good love, good food and good shopping in this life”

Osaka Part 1: Tersihir Keajaiban Dunia Harry Potter di Universal Studios Jepang

Jika Disneyland merupakan “The Happiest place on earth” maka Universal Studios adalah “The craziest place to ride a roller coaster muter-muter sampe mual gila!!!” Serunya Universal Studios dibandingkan Disneyland adalah bagaimana wahana permainan mereka begitu menantang, sengaja diciptakan tidak hanya untuk anak-anak saja melainkan juga special diperuntukkan bagi kita orang dewasa yang ingin merasakan kembali bahagianya menjadi anak-anak. Permainan yang memacu adrenaline dan membuat kita berteriak melepaskan semua keluh kesah, amarah dan beban yang mengendap di dada. Teriakan dari ketegangan yang bagaikan obat paling mujarab untuk mengobati segala jenis depresi.

Begitu juga dengan wahana permainan di Universal Studios Jepang. Permainan fun dengan tensi tinggi yang kami nikmati sungguh meninggalkan kesan dan sensasi yang tak terlupakan. Sangat menyenangkan melihat kembali foto-foto yang saya ambil selama perjalanan. Dari semua tema wahana permainan yang ada, no 1 priority yang ga boleh dilewatin saat berada disini adalah mengunjungi dunia sihir penuh keajaiban, say it right now “Wingardium Leviosa!” The Wizarding World of Harry Potter! Dunia yang ga bisa kalian temukan di Universal Studios Singapore

IMG_2621
Hogwarts Castle at Harry Potter World
IMG_2548
Mobil terbang Arthur Weasley, yang dikendarai anaknya, Ron Weasley bersama dengan Harry Potter. Crash and landing at Hogwarts
IMG_2563
The amazing Hogsmeade. Am i look like the asian version of Newt Scamander from Fantastic Beast?

Hogsmeade adalah nama sebuah desa di film Harry Potter yang dipenuhi oleh Wizard. Didesa ini juga dipenuhi dengan perumahan dan pertokoan unik perlengkapan alat sihir. Hogsmeade diciptakan dengan sempurna dan begitu real disini. Detail dan kreatifitas yang tiada batas dan begitu luar biasa, yang membuat kita seakan-akan berada di dunia Harry Potter yang nyata. Seperti yang kalian lihat di foto, sulit untuk mengambil poto sendirian dengan bagus disini, photobomb everywhere, dikarenakan begitu ramainya pengunjung yang memadati tempat ini. Padahal Harry Potter world ini memiliki time entry ticket system, tiket dengan batas waktu untuk tiap pengunjung. Kamu masuk berdasarkan rentang waktu di tiket yang telah ditentukan, setelah itu kamu bebas menghabiskan waktu berapa lamapun didalam, tapi setelah keluar, kamu ga boleh masuk lagi.

Sistem yang mirip orang pacaran, kalau kamu sudah memutuskan untuk keluar dari hati dan kehidupan seseorang, maka akan susah untuk masuk lagi. Seberapapun indahnya masa pacaranmu, mantan tetaplah mantan. Cinta yang tersakiti akan sulit untuk bersemi kembali, kecuali mantan mu mantan copet. Dia akan melompati pagar hatimu, lalu menyusup dan mengambil hatimu kembali. Ciaaaaaaaaaa…………

IMG_2647

Di Hogsmeade ini terdapat berbagai macam toko yang menjual segala merchandise tentang dunia Harry Potter.  Kamu bisa membeli benda-benda ajaib yang tadinya cuma bisa kamu bayangin saat membaca buku ataupun nonton filmnya. Tempat ini begitu ramai dikunjungi. Orang berjubelan untuk membeli mulai dari Magical wand tongkat sihir, sapu terbang (tentunya yang ini ga bisa terbang), syal, topi, jacket hitam ala murid-murid di Hogwarts, chocolate berbentuk kodok, permen, dan masih banyak lagi. Padahal harga yang dipatok disini tidaklah murah. Sebagai contoh, syal hitam saja seharga 500 ribu Rupiah. Yak ada harga ada rupa, their attention to detail is absolutely amazing in here. Tetapi ada baiknya kalian tidak kalap, cukup membeli satu atau dua benda saja sebagai lambang kenang-kenangan pernah berada disini. Kecuali kalian memang kaya layaknya chaebol yang merupakan cucu konglomerat dari perusahan besar wahid nan ternama, kalian bebas puas-puasin beli apapun yang kalian mau. Mungkin juga kamu akan bertabrakan dan jatuh cinta dengan jodohmu yang merupakan kalangan rakyat jelata disini. Kemudian kalian suap-suapan ice cream, bergandengan tangan dan hidup bahagia selama-lamanya. Maaf saya kebanyakan nonton film Korea.

Ada 2 atraksi utama yang ga boleh kalian lewatkan disini, Harry Potter and The Forbidden Journey Castle Ride, and The Flight of The Hippogriff Roller Coaster. Karena keterbatasan waktu kami hanya bisa mencoba salah satu atraksi, akhirnya kami memutuskan untuk mencoba atraksi yang pertama, Harry Potter and The Forbidden Journey Castle Ride. Dibandingkan dengan The flight of Hipogriff yang merupakan roller coaster outdoor, yang mirip mirip dengan roller coaster lainnya yang bisa kami naiki kapan saja. I think it’s better for us to pick the first one. Merasakan experience seru didalam Hogwarts castle yang intinya sama sama mirip permainan duduk goyang lalu mual, tapi dengan berbagai atraksi hiburan mulai dari kamu bisa melewati lukisan di Hogwarts yang bisa bergerak kaya di film, sampai ikut melawan musuh-musuh Harry potter. Disini kamu akan mengalami dan ikut membantu Harry bermain Quidditch, sampai akhirnya melawan Dementors dan musuh terbesar Harry yang super pesek, yaitu Voldermort. Wahana ini Semacam Roller Coaster dalam bentuk teknologi 4D teranyar yang membawa kita seakan ikut masuk dan berpetualang seru-seruan bareng. Kalau kalian pernah ke Universal Studios Singapore, mirip mirip dengan wahana The Mummy, cuma ini lebih nge-hitz dan animasi serta pergerakan animasi dan goyangan kursi tampak begitu real dan mengasyikkan. I rate this 5 stars out of 5. Salah satu wahana terbaik yang pernah saya cobain sepanjang hidup. It is a whole new level experience. It is absolutely worth it. If you only had one choice, i recommend  you to pick this one.

Selama disini, ada baiknya kalian membeli tiket dengan tambahan Universal Express Pass, lebih baik membayar sedikit lebih mahal dibandingkan liburan mu habis dengan antri yang terlalu lama dan melelahkan. Walaupun dengan Fast Pass pun kadang kita tetap harus antri, terutama untuk beberapa permainan yang menjadi most wanted, namun yang pasti antriannya lebih sedikit dan jauh lebih cepat dibandingkan tanpa Fast Pass. Kami membeli The standard Universal Fast Pass for 4 disini, jadi bisa ngerasain 4 must see attraction dengan waktu tunggu yang sebentar. Universal Express pass semacam investasi jiwa menuju kenyamanan agar meninggalkan sejuta kenangan menyenangkan. Mengenai detail harga tiket dengan express pass, map lokasi, dan apa aja atraksi permainan yang menarik kalian bisa click link dibawah ini:

Universal Studios Attractions, Ticket and Studio Map. Just click me

IMG_2654
Caramel Butter Beer (non alkohol) yang rasanya mirip dengan root beer cuma lebih terasa manis kental dan foamy

IMG_2660

Setelah keluar dari dunia Harry Potter, kami melanjutkan kesenangan dengan cara makan, ngemil, main, ngemil, main, mabok, nonton parade, ngemil lagi sempe bego.  Kami nyobain hampir semua permainan yang bisa kami coba sampai puas. Dan dari kesemuanya, yang paling seru dan berkesan buat kami adalah wahana Spiderman, Jaws, dan yang sudah ada di SG yaitu basah-basahan di dunia Jurassic Park.

IMG_2453.jpg
Spider-Man, Spider-Man,
Does whatever a spider can
Spins a web, any size,
Catches thieves just like flies
IMG_2524
Hello Kitty Bun with cheese and pork filling and Marshmallow Hot Chocolate with ice cream topping
IMG_2487
Eat like there’s no tomorrow
IMG_2538
Terdapat berbagai macam parade yang berbeda di tiap seasonnya. Sayang untuk dilewatkan, Selalu ada tarian dan karakter unyuu favoritmu yang bisa kalian nikmati sambil ngemil disini
IMG_2527.jpg
I’m having a Pop Corn and a Cold Beer while watching parade. It doesn’t get much better
IMG_3623
Harry Potret sipit nan tampan

Setelah puas bermain, kamipun melanjutkan perjalanan menuju station terdekat. Selama perjalanan keluar kami melihat design guitar yang sudah ga asing lagi, Whoaaaa… there is Hard Rock Cafe Osaka. Namun dikarenakan tidak ada satupun dari saya, Aping dan Yan yang gemar mengkoleksi kaos Hard Rock ataupun sekedar nyemil Burger disini, jadilah kami ga mampir kedalam, cuma asal lewat. Kami juga sempat mampir dan melihat-lihat ke dalam Jump Shop. Toko yang merupakan surga buat para pecinta anime. Kamu bisa beli kaos, aksesoris, gantungan kunci, sticker, poster, miniatur, mainan resmi dan segala sesuatu yang berbau Dragon Ball, Naruto, One Piece sampai anime populer lainnya disini. Souvenir disini resmi dan sangat eksklusif yang tidak dapat ditemukan di tempat lain. Toko ini juga menawarkan dekorasi unik, kamu bisa berfoto dengan patung mannequin Songoku lagi Kamehameha, Naruto lagi gaya Kagebunshin No Jutsu ataupun Luffy lagi nongkrong dengan senyum lebar khasnya.

IMG_2718
Hard Rock Cafe Osaka
IMG_2720
Inside Jump Shop. Surga bagi pecinta Naruto. Kagebunshin No Jutsu!
IMG_2722
Say Hello to Naruto dan Luffy!

Di dalam kereta, lagi-lagi saya berimajinasi. Jika ada satu barang ajaib di film Harry Potter yang benar-benar nyata dan ingin sekali saya miliki, tidak lain tidak bukan adalah Invisibility Cloaks atau Jubah Gaib. Jubah yang berbentuk seperti selimut, dimana saat kita memakainya, kita tidak akan terlihat oleh siapapun. Bayangkan, saya akan bisa masuk ke bioskop tanpa ketahuan, bisa masuk ke pesawat terbang secara diam-diam pergi kemana saja yang saya inginkan. Saya bisa masuk ke kamar mandi Yui Hatano tanpa terdeteksi (terlalu…..). Namun pada kenyataannya, jubah ini hanya ada di dunia fantasy belaka. Berbeda dengan jubah invisible ini, kita semua ga mau terlihat invisible, ga ada orang yang mau tak terlihat, terlupakan dan tidak dipedulikan. Bahkan kita semua menggandrungi social media karena ingin terlihat visible dimata orang lain. Upload foto makanan yang kita makan tadi siang, selfie dengan pose terkeren hasil dari ratusan jepretan pose selfie hina yang sudah ada di recycle bin. Kita semua ingin “visible” dan diperhatikan. Tak ada satupun orang di dunia ini yang ingin dilupakan, apalagi oleh orang yang mereka sayangi. Invisible semacam superpower yang tidak ingin semua orang miliki. Kita semua ingin menampilkan sisi terbaik kehidupan kita di alam maya maupun nyata, namun ada kalanya dunia tidak berjalan sesuai dengan yang kita harapkan. Kita bisa menutupi nya dengan senyuman. Namun…

Dibalik setiap senyuman dan canda tawa bahagia, akan selalu ada invisible tears, air mata tak terlihat yang sangat sulit untuk dihapus

Kyoto’s hidden beauty: Mengagumi Kemewahan Emas Kinkakuji, Kekuatan di balik Kesederhanaan Kiyomizudera, Makan Unagi “belut steroid” di Gion

IMG_6004.jpg

Gold all in my chain, gold all in my ring
Gold all in my watch
Don’t believe me just watch
Nigga, nigga, nigga
Don’t believe me, just watch
Don’t believe me, just watch

Trinidad James, All Gold Everything

Don’t believe me, just watch. Yeah, just watch that gold pavilion behind the lake. All gold everything. Keindahan nyata pancaran emas yang terbersit dibalik kalemnya danau dan pepohonan. Pantulan cermin dari air membuat nya semakin mempesona. Seakan-akan danau ini sengaja dibuat agar kuil ini bisa ngaca tiap hari, mengagumi kecantikan dan keindahan emas yang terpancar dari tubuhnya. Narsisme yang indah!

Imajinasi melayang saat melihat Golden Pavilion ini pertama kali. Di dalam angan berfantasi mengandaikan diri saya berada didalamnya sambil berenang ditumpukan uang emas layaknya Paman Gober. Bebek ter-SWAG dan terkaya dimuka bumi ini. Jika saya adalah Paman Gober, maka saya akan selfie ditengah tengah tumpukan emas itu, kemudian upload di Instagram untuk membuat teman teman saya iri…. dan semakin dengki dengan kesombongan saya yang layaknya BKB Bebek Kaya Baru.

Bagaikan pemandangan dari imajinasi kisah kerajaan di masa lalu. Warna emas yang menggambarkan simbol dari sebuah prestise, kekayaan, kemegahan, kekuatan, dan kemenangan. Kinkakuji sungguh memiliki daya tarik terindah yang tidak boleh dilewatkan. Berfoto dengan background picturesque disini wajib hukumnya saat kamu berada di Kyoto.

IMG_3145.JPG

Menurut sejarah yang saya baca di Google, pada tahun 1950 kuil ini sempat luluh lantak oleh seorang biksu gila kelainan jiwa yang berusaha bunuh diri dengan membakar seluruh pavilion ini. Namun entah mengapa, pavilion ini hangus tapi biksu ini selamat, ga jadi mati. Mungkin juga karena dia ga bener-bener niat bunuh diri atau dia gila tapi tetep takut mati. Dan karena ulahnya ini akhirnya dia malah masuk jeruji besi selama 7 tahun. Namun dibebaskan 5 tahun kemudian, karena dia terbukti menderita penyakit persecution complexand schizophreni, intinya dia fix GILA, gila beneran bukan boongan. Sayangnya nasib berkata lain, 2 tahun kemudian, dia meninggal karena penyakit lain, yaitu Tuberculosis. Nilai yang dapat dipetik adalah, jika kamu melakukan sebuah kesalahan besar, misal kamu lupa ada janjian kencan dengan gebetan, pura-puralah gila, maka kamu akan dimaafkan.

Saat saya menulis ini, saya sempat shock membaca berita tentang meninggalnya vokalis band ternama Linkin Park, Chester Bennington. Membunuh diri sendiri dengan cara gantung diri disaat kekayaan dan ketenaran ada dalam genggaman, sungguh merupakan sesuatu yang tak masuk diakal dan diluar batas logika saya. Ternyata semua hal yang saya impikan tersebut, tidak otomatis membuat seseorang untuk bahagia. Mungkin memiliki uang yang tak terbatas dikenal semua orang di seluruh dunia, dirubungi fans dan digilai gadis sexy cuma bisa memuaskan jiwamu sesaat. Apa mungkin semua itu hanya memberikan kenyamanan sementara namun tidak bisa membeli kebahagiaan sesungguhnya? Sebuah tanda tanya besar benak saya, sampai-sampai Chester yang masih berumur 41 tahun ini dengan konyolnya menghabisi nyawanya sendiri seperti itu. Kenikmatan dunia yang dimilikinya seakan tak terlihat, dikalahkan oleh depresi, tekanan, alkohol, dan drugs. Namun kita tak bisa menjudge kehidupan seseorang, kita ga tau yang dia alami, dan kita ga tau apa yang dia rasakan saat nekat mengakhiri hidupnya. Menurut suicide.org tercatat satu orang bunuh diri setiap 40 detik di dunia. Bunuh diri akan depresi merupakan sesuatu yang misterius. Jika Kurt Cobain, Robin Williams, Chris Cornell, dan Chester yang notabene hidupnya seakan mempunyai segalanya di dunia ini bisa mengalaminya, berarti depresi memang tidak bisa disepelekan. It’s a silent killer! Yang pasti kita telah kehilangan seorang musisi besar, rap rocker superstar, yang musiknya ikut menginspirasi masa remaja saya.

“I tried so hard, and got so far, but in the end, it doesn’t even matter” – Linkin Park

Back to the history. Setelah kejadian itu, bangunan ini kembali dibangun sesuai dengan design aslinya, dengan upgrade emas di dua lantai atas bangunannya yang menjadikannya terlihat sparkling eksklusif sesuai dengan kemauan pemiliknya terdahulu, Mr. Yoshimitsu. Dan hasilnya adalah seperti yang saya lihat sekarang ini, Wow, just Wow! Bayangkan jika ini dibangun di negara kita, mungkin lapisan emasnya sudah habis digerogoti oleh para preman dengan cara dicongkel lalu dikiloin.

IMG_6025
Tiket masuk menuju kuil emas Kinkakuji, yang merupakan salah satu dari 17 lokasi monumen bersejarah Situs Warisan Dunia Kyoto masa lampau
IMG_6029
Lapisan emas bersinar cerah memantulkan sinar matahari. Shining like a gold. Real Gold!
IMG_6013
Di bagian paling atas paviliun ada patung burung Phoenix yang juga dilapisi emas murni
IMG_6008.jpg
Setelah itu tak banyak yang bisa dilakukan disini selain mengagumi danau dan keindahan alam dan bangunan di sekitar kuil

Tanpa terasa matahari mulai terbenam, dari satu kuil kami menuju ke kuil lainnya. Kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju ke Kiyomizu-dera, yang dalam bahasa Indonesia berarti Kuil Air Suci. Kuil yang termasuk warisan budaya UNESCO dan merupakan salah satu kuil paling famous di seluruh Jepang tidak cuma Kyoto. Lokasinya yang terletak diatas bukit, membuat kami melakukan perjalanan menanjak yang sedikit menguras energi, namun semua itu menjadi tak terasa karena selama perjalanan keatas, kanan kiri kita disuguhi dengan pertokoan yang menjual berbagai macam pernak-pernik dan makanan. Selain itu pepohonan rindang dan pemandangan rumah-rumah bangunan khas tradisional Jepang yang cantik menawan membuat perjalanan menuju ke kuil ini menjadi begitu cepat. Kami juga sempet berhenti sejenak buat nyobain Ice Cream Green Tea, dan semacam roti cream puff mirip Beard Papa’s yang didalem nya berisi creme green tea lembut, yumz… mamamia lezatos!

IMG_2314

IMG_2280
Post card view of Kiyomizu Dera.

Kiyomizu-dera terkenal dengan panggung yang seluruhnya terbuat dari kayu yang sedikit menonjol keluar dari aula utamanya, semacam berada di tepi jurang. Berdiri setinggi 13 meter di atas lereng bukit. Aula utama yang berdiri bersama dengan panggung kayu ini semuanya dibangun tanpa menggunakan paku sepeser pun! Mereka memiliki teknik arsitektur maha tinggi, yang membuat kayu tersebut terpatri rapi, kuat dan kokoh menopang dalam segala cuaca. Masterpiece-nya orang Jepang memang sungguh detail dan luar biasa!

Kalau diibaratkan dengan hati, there is no time for galau. Hati yang bersinergi dengan logika, kuat menopang di segala situasi dan kondisi. Seberapa beratpun beban jiwamu, beban hatimu yang tersakiti karena cintaaah…. tak kan jadi masalah. Tsaaahhhhh…

Panggung ini menawarkan pemandangan indah dari banyak pohon cherry dan maple di sekitar kuil, yang sayangnya tidak terlalu terlihat oleh kita karena datang sudah telat malam. Yang pasti kalo ini siang hari, pastinya warna-warni dedaunan saat musim gugur akan terlihat begitu cantik nan menawan. Selain itu dari atas sini kita juga bisa melihat panorama kota Kyoto. 

IMG_2284
Rentik hujan dan dingin nya malam tak menghalangi ku untuk berpose model ala Andy Lau

IMG_2302

img_2257.jpg
Yan berpose dengan gadis gadis unyuu nyimu nyimu berkimono. Untungnya dia ga nyasar masuk kedalam kimono.
IMG_2318
Senandu remang-remang yang indah di Gion, Kyoto

Dengan wajah lelah kedinginan dan kelaparan, kami menuju ke Gion untuk mencari sesuap belut. Yak, belut! yang dalam bahasa Jepangnya berarti Unagi, sejenis belut eksklusif dari kalangan menengah ke atas, belut yang berada di kasta berbeda dengan belut-belut lainnya. Mendaratlah kita secara random di tempat makan pinggir Gion yang menjual belut panggang. Dan kita ga salah memilih tempat, Unagi disini terasa begituuuu lezat! mungkin juga karena didukung dengan hujan yang dingin dan rasa lelah dengan perut kosong dari seringnya berjalan kaki selama di Kyoto. Tingkat bakaran dagingnya pas, ga kematengan sehingga ga ngilangin rasa lembut dagingnya. Buat yang belum pernah nyobain dan bertanya gimana si rasa belut? rasa dan tekstur dagingnya mirip sekali dengan ikan. Bedanya dia sedikit lebih tebal dan kenyal. Unagi memiliki body yang besar dibanding belut lainnya, belut air tawar Jepang ini mungkin sering fitness dan minum pil steroid (jangan dibayangin) sehingga daging otot mereka begitu tebal. Ditambah dengan kandungan gizi tinggi unagi yang kaya akan vitamin E dan A, protein, dan kalsium, membuat energi dan mood kami kembali cerah. Selain itu, Unagi dipercaya meningkatkan stamina pria dewasa. Konon katanya bisa membuat pria semakin gesit, lincah dan tahan lama. Superrrr sekali saudara saudara!

IMG_2328
Belut fitness yang terlihat begitu sexy nan menggiurkan

Dengan perut kenyang, senyum senang, kaki telentang, kami akhirnya duduk didalam kursi nyaman Shinkansen. Setelah sebelumnya sempat mengitari indah nya malam di Gion sejenak, menikmati remang-remang lampu disekitar jalan, suasana kalem di Kyoto yang unik membuat kami begitu nyaman. Kemudian sempat terpukau melihat Geisha lewat, wanita bermake up tebal yang begitu eksotis. Sayangnya kami ga sempet berfoto. Kalian harus nonton film Memoirs of Geisha sebelum ke Kyoto. Supaya bisa lebih menghayati kehidupan para Geisha di masa lalu. Zhang Zi Yi berperan begitu apik di film ini. Dengan background ditambah cerita dari film yang akan kalian lihat dengan mata kepala sendiri, banyak pengalaman baru dengan kisah di tiap sudut tempat ini yang tertanam di memory. Rasa lelah yang tak tergantikan dan tak terlupakan. Life is too short, time sure flies not driving. Saat menulis ini saya masih termenung dengan meninggalnya Chester. Dia meninggalkan 6 anak dan seorang istri ditengah gemerlap nya dunia superstar. Tenggelam dalam kegelapan.

Success, Fame, Wealth, even Family and Love. Nothing matters if you’re not happy.
So, just be happy. Kill the pain and not your life.
IMG_2338
Dan malam itu juga, kami melaju cepat dengan si Shinkan menuju Osaka